Rabu, 24 April 2024
Selular.ID -

Pasar Smartphone Indonesia Turun, Tapi Naik Dibanding Tahun Lalu

BACA JUGA

Selular.ID – Pengiriman ponsel pintar di Indonesia turun 6% YoY sepanjang tahun 2023, menurut Monthly Indonesia Smartphone Tracker dari Counterpoint.

Penurunan ini lebih kecil dibandingkan penurunan sebesar 10% pada Semester 1 tahun 2023 karena OEM ponsel cerdas memanfaatkan lebih banyak peluang selama musim belanja perayaan di Semester 2 tahun 2023.

Selama periode tersebut, terjadi peningkatan permintaan ponsel cerdas karena promosi harga/program bundling, ritel offline, dan penjualan offline.

perluasan cakupan dan peluncuran baru yang menampilkan peningkatan spesifikasi dan teknologi terbaru untuk menggantikan model lama.

Segmen kelas atas ($400-$600) tumbuh 13% pada Semester 2 tahun 2023 dibantu oleh peluncuran seri OPPO Reno10, yang diperkenalkan untuk menggantikan Reno8 T.

OEM lain juga mengimbangi peluncuran ponsel cerdas mereka, termasuk Xiaomi 13T, vivo V29 dan realme 11 Pro Plus.

Segmen premium (>$600) tumbuh 11% sebagian karena peluncuran baru Apple iPhone 15, seri Samsung Galaxy Z Flip5/Fold5, dan OPPO Reno10 Pro Plus.

Secara keseluruhan, Xiaomi tumbuh sebesar 2% pada tahun 2023 yang sebagian besar didorong oleh kenaikan sebesar 22% YoY pada segmen entry-level (<$200) pada semester kedua tahun 2023.

Xiaomi melakukan promosi saluran online secara intensif di toko Mi dan mitra e-commerce pada kuartal ketiga dan keempat. 2023.

Pangsa pasar Transsion Group tumbuh 34% YoY pada tahun 2023 hingga mencapai 14% pada tahun 2023.

Meskipun Infinix masih memegang pangsa grup yang lebih besar, TECNO dan itel menyaksikan pertumbuhan yang tajam.

Daya saing merek Transsion difokuskan pada peningkatan spesifikasi dengan harga terjangkau.

Kemitraan Transsion Group dengan pengembang game Garena International, yang terkenal dengan game selulernya FreeFire, memainkan peran penting dalam meningkatkan daya tarik merek.

Meskipun platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Blibli, dan Akulaku merupakan saluran yang paling mudah diakses untuk pembelian ponsel pintar online, toko offline terus berkembang.

Pada tahun 2023, OEM ponsel cerdas memperluas cakupan ritel offline mereka dengan membuka toko resmi mereka di lebih banyak pusat perbelanjaan atau kota semi-perkotaan dan bermitra dengan jaringan toko multi-merek seperti Erajaya.

Konsumen tertarik ke toko offline resmi karena layanan di dalam toko seperti suasana toko, dukungan dari promotor merek, berbagai syarat pembayaran, promosi toko, dan program bundling.

Pengiriman smartphone 5G terus meningkat, naik 10% YoY pada tahun 2023, dengan kinerja yang kuat di segmen entry-level (<$200) dan mid-range ($200-$400).

Hal ini terjadi meskipun lambatnya adopsi 5G di segmen konsumen karena keterbatasan frekuensi yang tersedia.

Sebaliknya, operator seluler terus meningkatkan 4G dan memperluas layanan Fixed Mobile Convergence (FMC).

Sementara itu, regulator mendorong operator seluler untuk melakukan konsolidasi guna mencapai efisiensi pasar dan membuka peluang memperoleh spektrum frekuensi yang memadai untuk menggelar teknologi 5G. Inisiatif terbaru adalah wacana merger Smartfren dan XL Axiata.

OEM terus meningkatkan spesifikasi smartphone untuk bersaing di pasar dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Pembuat chipset ternama seperti MediaTek dan Qualcomm meningkatkan pertumbuhan chipset 5G yang masing-masing menyumbang 39% dan 38% pada tahun 2023.

Selain itu, teknologi layar tipe OLED juga tumbuh sebesar 68% YoY pada tahun 2023 pada ponsel pintar entry-level (<$200).

Para OEM pun mencari kemitraan dengan OEM teknologi lainnya untuk menghadirkan teknologi terkini pada smartphone mereka, salah satunya adalah kemitraan dalam peningkatan kualitas suara.

Teknologi Dolby untuk seluler seperti Dolby Atmos dan Dolby Vision tumbuh secara signifikan pada tahun 2023. Kemitraan Dolby dengan beberapa OEM untuk meningkatkan audio ponsel cerdas dengan Dolby Atmos sudah tersedia di seluruh segmen ponsel cerdas.

Begitu pula dengan fitur Dolby Vision yang memberikan peningkatan pencitraan yang tersedia di smartphone premium.

Baca juga: Counterpoint: Pasar Ponsel Premium Tumbuh pada 2023, Apple Tetap Teratas

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU