Selular.ID

Pionir Media Telekomunikasi
Booming industri ponsel yang berawal pada 1995, menciptakan trend baru di tengah masyarakat. Semua orang ingin mengetahui informasi tentang perkembangan ponsel. Baik menyangkut teknologi, dinamika pasar, brand-brand yang saling bersaing, operator telekomunikasi, regulasi, dan bisnis ikutan lainnya.

Seiring dengan mulai terjangkaunya harga ponsel di pasaran, industri ponsel mulai menggeliat, menciptakan kebutuhan masyarakat akan informasi yang kredibel, lengkap dan terpercaya.

Pada Maret 2000, pertama kali diluncurkan Majalah Selular. Terbit dengan 46 halaman dan dicetak sebanyak 15.000 eksemplar.

Sebagai media informasi seputar telekomunikasi pertama di Indonesia, Selular langsung mendapat sambutan luar biasa, baik dari pembaca maupun dari industri.

Pada 2002, dilakukan upaya perbaikan tampilan dengan menambah jumlah halaman menjadi 64 dan oplah sebanyak 30.000 eksemplar.

Pada 2005 ditengah persaingan media sejenis yang mulai ketat, kembali Majalah Selular melakukan upaya perbaikan berupa penambahan halaman, perubahan konsep cover, menambah rubrik buyers guide yang sekaligus pelopor panduan belanja ponsel pertama di Indonesia.

Upaya tersebut disambut positif oleh masyarakat dan dunia usaha. Terbukti dengan tingginya penjualan dan tiras mencapai hampir 80 ribu eksemplar setiap bulannya. Pencapaian itu semakin mengokohkan Selular sebagai media telekomunikasi terdepan di Indonesia.

Demi memperkuat eksistensi, Selular terus berinovasi sejalan dengan semakin berkembangnya industri telekomunikasi di Tanah Air.

Pada 2003, Majalah Selular kali pertama menggelar “Selular Award”. Sebagai ajang penganugerahan bagi produk, layanan dan tokoh berprestasi di industri telekomunikasi, Selular Award disambut baik oleh kalangan industri, karena dapat menjadi parameter dan pencapaian kinerja, sekaligus mendorong kompetisi yang sehat. 


Terus Berinovasi di Era Digital

Namun seiring dengan diterapkannya teknologi 3G dan 4G, industri media cetak berada di persimpangan. Banyak media bertumbangan. Utamanya disebabkan beralihnya pengguna ke layar smartphone dan pendapatan iklan yang menurun drastis.

Seperti bisnis lainnya, inovasi di industri media merupakan kata kunci jika ingin tetap survive. Apalagi, era digital telah memakan korban banyak media cetak. Termasuk para pesaing Selular yang dulu pernah berjaya.

Sekedar diketahui, kurun 2012 – 2014 menjadi kuburan bagi banyak media di bidang telekomunikai. Hingga akhirnya di penghujung 2014, Selular menjadi segelintir media di bidang telekomunikasi yang tetap mampu bertahan hingga kini.

Alhasil, transformasi di berbagai lini, terutama produk pun menjadi mutlak. Time to market harus dilakukan secara cepat agar tidak kehilangan momentum di pasar.

Demi memperkuat pijakan di era digital, sejak 2005 Selular telah mengembangkan media digital, Selular Online.  Menyajikan review ponsel beserta spesifikasi, buyers guide ponsel, buyers guide tarif operator, tips & solusi, direktori vendor/operator. Selular versi online juga menghadirkan update news terkini seputar industri telekomunikasi mobile, baik yang terjadi di Indonesia dan manca negara.

Pada Desember 2014, Selular Online melakukan perombakan besar-besaran. Selular hadir dengan wajah baru dengan brand Selular.ID. Website didesain lebih modern, segar dan dinamis. Begitupun dengan logo baru yang tegas dan berkarakter. Tampilan situs bersifat responsif menyesuaikan layar perangkat yang digunakan, baik itu komputer desktop, laptop, tablet, maupun smartphone.

Rubrikasi konten lebih kaya dan mengusung lebih banyak berita lokal. Pembaca pun bisa membagi artikel yang disukai ke media sosial dengan lebih mudah. Selain itu, alamat domain dibuat lebih sederhana dengan tetap mendukung domain lokal (.id). Berubah dari sebelumnya http://www.selular.co.id menjadi https://selular.id. Semuanya demi memberi kenyamanan pengunjung saat mengakses website Selular.ID.

 

BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN