Resmi Merger, Kominfo Menyetujui Pengalihan Izin Pita Frekuensi Radio H3I-Indosat

H3I-Indosat

Selular.ID – Setelah proses merger Indosat Ooredoo – 3 Indonesia (H3I) efektif hari ini, 4 Januari 2022, kedua perusahaan juga tercatat telah menyampaikan pemberitahuan kesiapan pengembalian spektrum sebesar 2 kali 5 MHz (total 10 MHz) di spektrum 2.100 MHz (2,1 GHz) ke pemerintah.

Kini kominfo menuturkan juga menyetujui pengalihan izin pita Frekuensi Radio (IPFR) H3I-Indosat di beberapa rentang pita frekuensi radio.

Baca juga: Indosat Ooredoo-Tri Resmi Merger, Layanan Ke Pelanggan Dijamin Akan Lebih Memuaskan

“Yang pertama pita frekuensi radio pada rentang 1732,5 sampai 1742,5 MHz berpasangan rentang dengan 1827,5 sampai dengan 1837,5 MHz. Kedua, pita frekuensi radio pada rentang 1920 sampai dengan 1925 MHz berpasangan dengan pita frekuensi radio rentang 2110 sampai dengan 2115 MHz,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Selasa (4/1).

Pada rentang selanjutnya, pita frekuensi radio di rentang 1925 sampai dengan 1930 MHz berpasangan dengan pita frekuensi radio pada rentang 2115 sampai dengan 2120 MHz dan pita frekuensi radio pada rentang 1930 sampai 1935 MHz berpasangan dengan pita frekuensi radio pada rentang 2120 sampai dengan 2125 MHz.

“Pengalihan izin pita frekuensi Radio H3I-Indosat, tidak mengubah ketentuan masa laku dan kewajiban pembayaran biaya hak penggunaan spektrum frekuensi radio masing-masing izin penggunaan spektrum frekuensi radio,” jelas Menteri Johnny.

Baca juga: Pengamat: Peran Indosat Ooredoo Hutchison Penting Dalam Perluasan Infrastruktur

Atas persetujuan tersebut, PT Indosat Tbk wajib mengembalikan 5 MHz pita frekuensi radio pada rentang 1975 sampai dengan 1980 MHz berpasangan dengan 2165 sampai 2170 MHz, dengan ketentuan bahwa PT Indosat Tbk masih dapat menggunakan pita frekuensi radio pada rentang 1975 sampai 1980 MHz berpasangan dengan 2165 – 2170 MHz paling lama satu tahun sejak berlakunya Keputusan Menteri atau sampai dengan 4 Januari 2023.

“Seluruh Izin Stasiun Radio (ISR) atas nama PT Hutchison 3 Indonesia ditetapkan menjadi atas nama PT Indosat Tbk,” papar Menkominfo.

Sementara itu , Vikram Sinha, President Director Indosat Ooredoo Hutchison terpilih, menyampaikan bahwa pihaknya kini tengah menjajaki babak baru yang sangat penting.

“Indosat Ooredoo Hutchison berada di posisi yang lebih kuat untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital serta menjadi pemain penting dalam ekosistem 5G dan transformasi digital bangsa. Kami akan membangkitkan rasa bangga dari masyarakat Indonesia dengan berkontribusi pada pertumbuhan digital dan ekonomi bangsa seraya mempersiapkan Indosat Ooredoo Hutchison untuk menjadi salah satu perusahaan telekomunikasi paling terpercaya di Asia Tenggara,”  tutup Vikram.