Ada Aplikasi Streaming Palsu Tipu 2 Juta Pengguna iOS

streaming palsu app store

Selular.ID – Baru-baru ini, Kosta Eleftheriou, pengembang di Apple mengungkap aplikasi streaming abal-abal atau palsu di App Store semakin meningkat. Tepatnya ada aplikasi Streaming abal-abal bertebaran di iPhone dan iPad tipu 2 juta pengguna.

Terakhir ditemukan aplikasi yang memikat korban mereka dengan menggunakan trailer film untuk membuat mereka membeli kode dan langganan premium.

Eleftheriou menunjukan serangkaian aplikasi yang membahas diri mereka sendiri sebagai layanan yang sah menggunakan cuplikan film dan filter foto untuk mengelabui pengguna.

Terlepas dari fitur keamanan App Store, nyatanya aplikasi tersebut mendapat untung hingga USD6 juta atau sekitar Rp 85 miliar per tahun.

Menurutnya, aplikasi-aplikasi tersebut telah hadir di toko online selama berbulan-bulan, meskipun banyak komentar negatif yang sudah memperingatkan pengguna soal modus penipuan yang dilakukan.

Aplikasi ini mendorong pengguna untuk memasukkan kode atau membagikan aplikasi untuk membuka lebih banyak fitur.

Ada juga tingkat langganan premium di aplikasi yang diproses melalui Apple Pay, di mana Apple menerima potongan 15 hingga 30%.

Sebelumnya, laporan diterbitkan oleh Washington Post menunjukkan bahwa dari 1000 aplikasi paling populer untuk iOS di App Store, sekitar dua persen memiliki mekanisme yang “menipu” pengguna untuk mengeluarkan uangnya.

Misalnya, banyak aplikasi yang memberi tahu ponsel cerdas terinfeksi virus, mendorong pembelian perangkat lunak “penyembuhan” yang sebenarnya tidak perlu.

Baca Juga:2% Aplikasi di App Store “Tipu” Pengguna Agar Keluarkan Uang

Daftar ini juga mencakup beberapa aplikasi kencan, pemindai kode QR, aplikasi kamera, dan produk perangkat lunak; yang menyalahgunakan merek dari perusahaan terkenal seperti Amazon dan Samsung

Menurut Apple, standar tinggi diterapkan pada aplikasi untuk memastikan bahwa App Store tetap menjadi tempat yang aman dan tepercaya untuk mengunduh perangkat lunak.

Perusahaan juga akan selalu mengambil tindakan terhadap aplikasi yang dapat merugikan pengguna.