Friday, April 10, 2020
Home News Seminar Pariwisata Industri Pariwisata Indonesia Naik 4 Kali Lipat dari Rata-Rata Dunia

Industri Pariwisata Indonesia Naik 4 Kali Lipat dari Rata-Rata Dunia

-

IMG_20171113_112716
Jakarta, Selular.ID – Industri pariwisata mulai menunjukkan hasil yang positif.
Hal tersebut tercermin dari tren kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan tiga negara besar lainnya di Asia Tenggara.

Arief Yahya, Menteri Pariwisata Republik Indonesia dalam seminar yang digelar Selular Network, Go Digital Wonderful Indonesia mengungkapkan sejumlah data menarik perbandingan jumlah kunjungan wisman di Singapura, Malaysia, Thailand, dan Indonesia Januari sampai Agustus 2017.

“Bahkan capaian Januari-Agustus 2017 ini data terbaru naik 25,68%,” jelasnya.

Bila dibandingkan dengan pertumbuhan regional ASEAN 7%, maka Indonesia naik 3,5 kali lipat dari rata-rata Asia Tenggara. Arief juga membandingkan dengan pertumbuhan wisatawan dunia yang bertumbuh 6,4%.

“Kita naik 4 kali lipat dari rata-rata dunia,” lanjutnya.

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar)
mencatat kunjungan wisman ke Singapura dalam empat bulan pertama 2017 mencapai 5,79 juta orang. Jumlah itu hanya naik 4,4%secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, tren kunjungan wisman ke Malaysia malah lebih parah pada Juni 2017, kunjungan wisman ke Negeri Jiran justru turun 0,5% secara year on year(yoy).

Kemudian menurut Arief data menunjukkan kunjungan wisman ke Negeri Gajah Putih pada empat bulan pertama 2017 mencapai 12,02 juta. Angka itu hanya naik 2,91% dibandingkan periode yang sama 2016 lalu. Saat itu, sebanyak 11,68 juta wisman pelesiran ke Thailand.

Melihat tren kunjungan wisman ke tiga negara besar itu, Arief menyebut Indonesia boleh menepuk dada. Pasalnya, tren kunjungan wisman ke Indonesia berhasil melampaui tiga negara tersebut.

Menurut Arief, keberhasilan Kementerian Pariwisata yang dipimpinnya merupakan kombinasi dari dedikasi, komitmen, strategi, dan teori pengembangan sektor pariwisata yang dijalankan.

“Dampaknya ke ekonomi juga makin terasa. Kami akan mengupayakan agar tren positif ini berlanjut sampai akhir tahun,” tegas Arief.

TERBARU

Menilik Lebih Dalam Kemampuan Kamera Oppo Find X2 Series...

Jakarta, Selular.ID - Besaran Megapiksel tak selalu menjadi tolak ukur kualitas kamera, melainkan ada...

Huawei Mempertimbangkan Chipset 5G dari Samsung dan MediaTek

Jakarta, Selular.ID - Larangan perdagangan antara Huawei dan AS mempengaruhi kedua belah pihak. Banyak...

Gegara Virus Corona, iPhone 11 Didiskon Gede-gedean

Jakarta, Selular.ID – Saat virus corona menyebar cepat ke berbagai negara, China yang merupakan...

Latest