Selular.ID -

RUPST Pertahankan Dewan Direksi Telkom, Simak Profil 9 Petinggi TLKM

BACA JUGA

Selular.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), hari Senin, 8 Juni 2026.

Dalam agenda RUPST ini menyetujui pembagian dividen sekitar Rp21,9 triliun, buyback saham TLKM dengan jumlah Rp4 triliun, hingga pengumuman komisaris dan direksi Telkom.

“Meskipun menghadapi tekanan industri dan ketidakpastian sepanjang tahun 2025, Perseroan telah berhasil membuktikan bahwa fundamental bisnis tetap terjaga dan arus kas juga kian menguat,” kata Direktur Utama Telkom Dian Siswarini.

“Sehingga, keputusan pemegang saham atas persetujuan dividen hari ini mencerminkan kepercayaan terhadap transformasi dan arah pertumbuhan yang kami bangun,” pungkas Dian,” sambungnya.

Meski ada perombakan komisaris, akan tetapi, tidak ada perubahan untuk Board of Directors (BoD) atau Dewan Direksi Telkom.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) memutuskan untuk mempertahankan seluruh jajaran direksi saat ini guna melanjutkan strategi transformasi perusahaan.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Lalu siapa saja yang ada di dalam BoD Telkom dan profilnya, simak rangkuman dari Selular berikut ini.

Dian Siswarini (Direktur Utama)

Grafik pertumbuhan pendapatan dan infrastruktur digital Telkom Indonesia kuartal III 2025
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini

Dian Siswarini menjabat sebagai Direktur Utama Telkom Indonesia sejak bulan Mei 2025 lalu.

Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Presiden Direktur & CEO PT XL Axiata Tbk (2015–2025), Komisaris Utama PT Hypernet Indonesia (2022–2025), dan Komisaris PT Link Net Indonesia (2014–2022).

Selain itu, Dian juga pernah menduduki berbagai posisi strategis di PT XL Axiata Tbk, seperti Group Chief of Marketing & Operation Officer (2014–2015), Direktur Digital Service Officer (2011–2014), dan Direktur Network Service Officer (2007–2011).

Beliau meraih gelar sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1991 dan telah mengikuti program Executive Advance Management di Harvard Business School pada tahun 2013.

Arthur Angelo Syailendra (Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko)

Serupa Dian, Arthur Angelo Syailendra juga menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Indonesia sejak bulan Mei 2025.

Beliau meraih gelar Master of Science in Management Science and Engineering dengan konsentrasi di bidang Ekonomi dan Keuangan dari Stanford University pada tahun 2007.

Sebelumnya, beliau menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Industrial and Operations Engineering dari University of Michigan pada tahun 2006.

Sebelum bergabung dengan Telkom Indonesia, Arthur memiliki rekam jejak profesional yang luas, di antaranya sebagai Komisaris PT Indesso Primatama (2022–2025), Director di EQT Group (2019–2021), serta Director & Co-Investor di PT Data Center Infrastructure Indonesia (2016–2018).

Ia juga pernah menjabat sebagai Partner Investment Management & Advisory di Sternbridge Partners (2014–2019), Senior Advisor to Shareholders di PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (2012–2014), Senior Associate di Affinity Equity Partners (2009–2012), dan memulai karirnya sebagai Investment Banking Analyst di Morgan Stanley (2008–2009).

Veranita Yosephine (Direktur Enterprise & Business Service)

Dian tidak sendiri menjadi perempuan yang ada di jajaran direksi Telkom karena Veranita Yosephine juga menjabat sebagai Direktur Enterprise & Business Service Telkom Indonesia sejak Mei 2025.

Beliau menyelesaikan pendidikan Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung pada tahun 2000, kemudian melanjutkan studi di bidang Business Administration di INSEAD pada tahun 2016, dan mengikuti program Executive Education di Harvard Business School pada tahun 2019.

Sebelum bergabung dengan Telkom Indonesia, Veranita Yosephine memiliki pengalaman luas di berbagai perusahaan multinasional, di antaranya sebagai CEO Air Asia Indonesia (2019–2025), Sales Director di The Kraft Heinz Company (2017–2019), serta Sales Development Director di Danone (2014–2017).

Ia juga pernah menjabat sebagai Supply Chain Director (2012-2014) dan Sales Director di Danone (2010–2012), serta Sales Manager di Danone (2006–2009) dan British American Tobacco Indonesia (2001–2006).

Baca juga:

Nanang Hendarno (Direktur Network)

Nanang Hendarno karir panjang di Telkom hingga akhirnya kini menjabat sebagai Direktur Network Telkom Indonesia sejak bulan Mei 2025.

Beliau meraih gelar Master di bidang Space System Engineering dari Delft University of Technology pada tahun 1997, dan sebelumnya menyelesaikan pendidikan Sarjana di bidang Electrical Engineering dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya pada tahun 1991.

Sebelum menjabat sebagai Direktur Network Telkom Indonesia, Nanang Hendarno pernah menduduki berbagai posisi strategis, antara lain sebagai Chief Executive Officer PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia (2022–2025).

Sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Chief of Technology PT Telekomunikasi Indonesia International (2016–2022), serta EGM Divisi Service Operation PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (2015–2016).

Seno Soemadji (Direktur Strategic Business Development & Portfolio)

Director of Strategic Business Development & Portofolio Telkom, Seno Soemadji
Director of Strategic Business Development & Portofolio Telkom, Seno Soemadji (Foto: Selular.ID/Suharno)

Sejak Mei 2025, Seno Soemadji menjabat sebagai Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Indonesia.

Beliau menyelesaikan pendidikan Master of Business Administration di Institut Teknologi Bandung pada tahun 2020 dan meraih gelar sarjana di bidang Akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 2001.

Sebelum bergabung dengan Telkom Indonesia, Seno memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di sektor teknologi dan konsultansi.

Ia pernah menjabat sebagai Executive Vice President Indosat Ooredoo Hutchison Tech Indosat Business (2023–2025), Managing Director Communication, Media & Technology di Accenture (2020–2023), serta Country Manager TIBCO Software (2017–2020).

Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Director Key Account Oracle (2012–2017), Practice Manager di IBM (2009–2012), hingga berbagai posisi konsultansi seperti Managing Consultant di Accenture Netherlands, Principal Consultant Oracle Indonesia, Consultant Capgemini, dan Oracle Consultant di Price Waterhouse Coopers (PwC).

Faizal Rochmad Djoemadi (Direktur IT Digital)

Serupa Nanang Hendarno, Faizal Rochmad Djoemadi memiliki karir panjang di Telkom hingga kini akhirnya menjabat sebagai Direktur IT Digital Telkom Indonesia.

Beliau menyelesaikan pendidikan Doctor of Philosophy di bidang Human Resource dari Universitas Brawijaya pada tahun 2019.

Sebelumnya, ia meraih gelar Master of Science di bidang Electrical & Electronics Engineering dari University of Saskatchewan pada tahun 1998, serta menyelesaikan pendidikan Sarjana di Teknik Elektro dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya pada tahun 1991.

Sebelum menjabat sebagai Direktur IT Digital di Telkom Indonesia, Faizal memiliki rekam jejak profesional yang luas, antara lain sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia (2020–2025), Direktur Digital Business PT Telkom Indonesia (2019–2020), dan Komisaris Utama PT MetraNet (2019–2020).

Ia juga pernah menjabat sebagai CEO PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (2015–2019), Komisaris PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) (2015-2016), Executive Vice President Wholesale Service Telkom Indonesia (2015–2016), dan Komisaris PT Patra Telekomunikasi Indonesia (2013–2015).

Willy Saelan (Direktur Human Capital Management)

Setelah meninggalkan PT Unilever Indonesia Tbk bulan Juli 2025, Willy Saelan langsung diangkat menjadi Direktur Human Capital Management Telkom Indonesia pada Oktober 2025.

Willy Saelan adalah seorang profesional di bidang Human Resources (HR) dengan pengalaman yang luas.

Area keahliannya mencakup perancangan struktur organisasi di berbagai level dan fungsi, mulai dari HR, Sales, Marketing, Finance, Supply Chain, hingga Operations.

Ia berpengalaman memimpin dan mengelola perubahan, baik di tingkat divisi maupun di tingkat perusahaan secara menyeluruh.

Selain itu, Willy memiliki keahlian dalam memastikan perusahaan mengambil keputusan bisnis yang tepat dengan dukungan metrik talenta yang akurat dan relevan.

Ia juga berpengalaman dalam merancang serta memfasilitasi visi dan misi perusahaan, meningkatkan efektivitas tim, serta membangun dan menyelaraskan purpose organisasi agar sejalan dengan tujuan bisnis jangka panjang.

Andy Kelana (Direktur Legal & Compliance)

Serupa Willy Saelan, Andy Kelana bergabung sejak semester kedua 2025 dan menjabat sebagai Direktur Legal and Compliance Telkom Indonesia.

Sebelumnya beliau menjabat sebagai partner di firma hukum Adnan Kelana Haryanto & Hermanto Law Firm (2001-2025), Komisaris di PT Multistrada Arah Sarana Tbk (2019-2025) dan Direktur di PT American Express Indonesia (2009-2017).

Di bidang akademik, beliau telah mendapatkan gelar Master of Business Administration (MBA) in finance di University of Hawaii, Master of Laws (LL.M.) di Indiana University serta Sarjana Hukum (S.H.) di Universitas Parahyangan.

Beliau juga memiliki lisensi profesi PERADI dan telah tersertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP).

Budi Satria Dharma Purba (Direktur Wholesale & International Service)

Budi Satria Dharma Purba saat ini menjabat sebagai Direktur Wholesale & International Service di Telkom Indonesia.

Sebelum menduduki posisi tersebut, Budi menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) sejak Juli 2021.

Budi juga memiliki rekam jejak kepemimpinan dalam berbagai posisi strategis di lingkungan TelkomGroup, termasuk di bidang wholesale, international services, dan carrier relations.

Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri telekomunikasi, beliau memiliki keahlian mendalam dalam bisnis internasional dan kepemimpinan strategis guna mendorong kinerja bisnis yang berkelanjutan serta pertumbuhan perusahaan yang sehat.

Perubahan Komisaris

Jika Dewan Direksi tidak ada perubahan, maka ada perubahaan untuk Dewan Komisaris PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Dalam perubahan tersebut, nama mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim yang terseret kasus dugaan suap tidak lagi masuk dalam jajaran Dewan Komisaris Perseroan.

Selain Silmy, sejumlah nama yang juga keluar dari kursi komisaris adalah Rionald Silaban.

Sebagai gantinya, pemegang saham menunjuk Anthony Leong dan Edwin Hidayat Abdullah.

Adapun susunan Dewan Komisaris hasil RUPST Tahun Buku 2025 adalah sebagai berikut:

  • Komisaris Utama : Angga Raka Prabowo
  • Komisaris Independen : Deswandhy Agusman
  • Komisaris Independen : Anthony Leong
  • Komisaris Independen : Ira Noviarti
  • Komisaris Independen : Rofikoh Rokhim
  • Komisaris : Rizal Mallarangeng
  • Komisaris : Edwin Hidayat Abdullah
  • Komisaris : Ossy Dermawan
- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU