17 June 2014 13:00
Samsung dan LG dikabarkan akan menggunakan teknologi baru untuk layar smartphone. Kantor berita Korea ETNews (10/6/2014) melaporkan bahwa kedua vendor handset bertempat di Korea Selatan tersebut sedang menunggu waktu yang tepat untuk mulai memproduksi massal layar Quantum Dot.

Quantum Dot merupakan sebuah nanocrystal yang terbuat dari semikonduktor. Teknologi ini menjanjikan gamut warna yang lebih luas (hingga 50%) dibandingkan display OLED. Berkat penggodokan dalam skala nano, maka teknologi ini mampu meningkatkan kecerahan, reproduksi warna lebih akurat, konsumsi daya yang rendah, serta harga yang lebih murah.

Quantum Dot disebut-sebut sebagai display hybrid antara LCD dan OLED. Pihak pengembang tidak menggunakan LED reguler untuk backlighting, melainkan mengandalkan LED biru guna membangkitkan dua jenis titik-titik kuantum yang masing-masing menghasilkan cahaya merah dan hijau. Setiap pixel mendapa LED sendiri seperti sistem yang bekerja pada OLED. Tujuannya, untuk efisiensi daya.

Sebenarnya ini bukan teknologi baru. Sony sudah lebih dulu memakai teknologi Quantum Dot untuk layar Triluminos besutannya sendiri meski hanya sementara. Lalu, LG sendiri sudah menjalin kerja sama dengan QD Vision -sebuah cabang dari Institut Teknologi Massachusetts yang mengerjakan teknologi Quantum Dot- sejak tahun 2010. Sementara Samsung baru berkecimpung dengan super screen tersebut dari tahun 2011. Samsung berani menaruh investasi di Nanosys, yang telah memegang lebih dari 300 paten di Quatum Dot. (Choi)

31
Sumber : http://www.etnews.com/