Selular.ID – Singtel Group memposisikan kemitraan dengan badan yang terkait dengan pemerintah, Digital Industry Singapore, sebagai langkah untuk mempercepat transformasi AI yang menyeluruh dalam bisnisnya dan memperkuat infrastruktur digital di negara tersebut.
Grup operator terbesar di Singapura itu, mencatat bahwa kesepakatan ini, yang disertai dengan hibah untuk perusahaan, akan berkontribusi pada rencana multi-tahun untuk meningkatkan adopsi AI di seluruh bisnisnya, termasuk dalam infrastruktur, platform pelanggan, dan pengembangan tenaga kerja.
Pada fase pertama, Singtel berencana untuk mengembangkan dan merekrut talenta AI, membangun kerangka kerja tata kelola dan teknologi, serta membangun “keahlian konsultasi dan implementasi perusahaan untuk mendukung penerapan AI dalam skala besar”.
Di antara tujuannya adalah untuk menjadi “perusahaan telekomunikasi berbasis AI terkemuka di dunia” dengan kemampuan AI dan pembelajaran mesin tingkat lanjut di semua unit bisnis.
Baca Juga: Singtel Tetap Rajanya Telekomunikasi Asia Tenggara dengan Nilai Pasar USD 61 Miliar
Operator tersebut menyoroti upayanya yang selaras dengan strategi nasional yang lebih luas di Singapura yang bertujuan untuk memperkuat infrastruktur digital yang berdaulat, meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal, dan mengembangkan “pemimpin yang berdaya saing global” di sektor AI.
CEO Singtel, Yuen Kuan Moon, menambahkan bahwa pihaknya “mendukung transformasi perusahaan dengan AI” di pasar domestiknya.

Menurut Yuen, sebagai pengadopsi, penyedia, dan pendukung AI, Singtel menanamkan teknologi cerdas di seluruh operasi perusahaan, memberikan solusi kelas perusahaan yang terpercaya yang membantu pelanggan beralih dari uji coba ke skala besar.
Sekaligus menyediakan platform dan infrastruktur digital yang aman dan berdaulat untuk mendukung adopsi di berbagai industri.
“Pada akhirnya, tujuan kami adalah menciptakan dampak nyata bukan hanya untuk bisnis kami, tetapi juga untuk Singapura, mempersiapkan industri kami agar lebih kompetitif dan tangguh di era AI”, pungkas Yuen.
Baca Juga: Tak Lagi di Telkomsel, Derrick Heng Kini Jadi Petinggi Singtel



