Laporan: Masa Depan E-Grocery Cerah, Karena Milenial Banyak yang Berkeluarga

e-grocery

Selular.ID – Laporan mengungkap bahwa e-grocery bisa meningkat, bersamaan dengan generasi milineal banyak yang sudah membangun keluarga baru.

Laporan dari “Indonesia Online Grocery Report 2022”: Redefining New Retail” yang disusun oleh Titipku, 77% masyarakat Indonesia membeli kebutuhan pokok di pasar tradisional.

Chief Executive Officer Titipku, Henri Suhardja. menyatakan, peningkatan transaksi di pasar tradisional berkat layanan sistem e-grocery.

Baca Juga: Selama 7 Tahun Melaksanakan Pelatihan, Google Klaim Telah Melatih 2Juta Pelaku UMKM

“Salah satu faktor yang bisa mempengaruhi peningkatan transaksi di pasar tradisional adalah adanya platform belanja daring. Sistem online grocery bisa meningkatkan transaksi di pasar tradisional.” ungkap Henri

Ia menambahkan, suksesnya online grocery dikarenakan generasi milineal yang menjadi kelompok terbesar di Indonesia.

“karena saat ini kelompok masyarakat terbesar di Indonesia adalah milenial, dan kelompok milenial ini sudah memiliki kebiasaan untuk menggunakan aplikasi guna memenuhi kebutuhan mereka,” tambahnya.

Baca Juga: “Shopee Pilih Lokal” Hadir Dengan Nuansa Baru Dalam Mendukung Pelaku UMKM

Kemudian Henri mengukur, banyaknya generasi milineal yang sudah menikah dan punya keluarga baru jadi momen yang pas untuk menyediakan jasa online grocery.

“Generasi milenial sudah banyak yang menikah dan membangun keluarga baru. Tentunya mereka membutuhkan kebutuhan pokok terutama kebutuhan dapur. Artinya, mereka butuh untuk belanja kebutuhan pokok secara rutin.”

“Titik ini menjadi momentum yang tepat untuk menyediakan jasa online grocery untuk menjembatani kebutuhan para keluarga muda ini dengan para pedagang pasar yang menyediakan produk yang mereka butuhkan,”. Tegas Henri.

Secara garis besar, laporan “Indonesia Online Grocery Report 2022” memiliki empat bahasan utama, diantaranya:

Baca Juga: Dompet Digital DANA Mendapatkan Dana Segar Dari Konglomerat Asal Indonesia

Pertama adalah seputar pengenalan tentang online grocery. Untuk  P memahami arti dari online grocery,  keuntungan dari sistem online grocery, model bisnis online grocery berjalan, hingga ukuran pasar dari online grocery.

Kedua,  melihat ekosistem online grocery, khususnya ekosistem di Indonesia. pada bagian kedua ini, ungkap perubahan perilaku konsumen terkait belanja kebutuhan pokok, terutama sejak pandemi COVID-19.

Di bagian ketiga, membahas transformasi digital yang ada di industri retail. menyuguhkan alur baru dalam pengalaman berbelanja secara daring.

Diajak untuk memahami apa dampak positif dari transformasi digital ini ke Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Terakhir, pembaca diajak untuk melihat studi kasus pada bagian keempat. Pada bagian keempat ini, laporan “Indonesia Online Grocery Report 2022” mengambil dua objek untuk dikaji, yakni Freshippo milik Alibaba dan Amazon Fresh milik perusahaan Amazon.