Selular.ID -

Meski Pengiriman Smartphone Menurun, Xiaomi Raih Rekor Pendapatan Dari Perangkat Premium

BACA JUGA

Uday Rayana
Uday Rayana
Editor in Chief

Selular.ID – Xiaomi mengkonfirmasi laporan analis tentang penurunan pengiriman smartphone sebesar 19% secara tahunan pada kuartal pertama 2026.

Dalam pernyataan resmi, perusahaan yang berbasis di Beijing itu, menyebutkan bahwa penurunan pendapatan tersebut sebagian diimbangi oleh peningkatan harga jual rata-rata (ASP/Average Selling Price) yang didorong oleh fokus pada perangkat premium.

Di tengah kenaikan biaya yang terus berlanjut akibat kekurangan komponen memori global, Xiaomi mengirimkan 33,8 juta unit dan pendapatan smartphone turun 12,5% menjadi CNY44,3 miliar ($6,5 miliar).

ASP tercatat naik 8,2% ke rekor tertinggi CNY1.310 karena kontribusi yang lebih tinggi dari jajaran premium, terutama.

Penurunan volume pengiriman dikaitkan dengan “optimalisasi” portofolio produknya dan penurunan di segmen menengah dan bawah.

Xiaomi sedang mengejar apa yang disebutnya sebagai “strategi premiumisasi”, yang menurut mereka telah mencapai “hasil yang signifikan” selama periode tersebut.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Smartphone dengan harga CNY3.000 atau lebih di China daratan menyumbang lebih dari 23% dari total unit yang dikirim.

Dalam panggilan konferensi pendapatan yang diterjemahkan, para eksekutif menyoroti ekspektasi bahwa “tekanan akan terus berlanjut” di pasar mengingat ekspektasi kenaikan harga memori lebih lanjut.

“Kita tidak bisa begitu saja membebankan kenaikan biaya kepada konsumen,” kata seorang perwakilan Xiaomi.

Baca Juga: Xiaomi dan Leica Perluas Evolusi Mobile Imaging di Xiaomi 17T

“Jika kita hanya menaikkan harga secara linear, akan sulit diterima oleh konsumen, kita juga harus memperhatikan kebutuhan pengguna. Kita harus membuat produk yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna dan kemudian menjual produk tersebut kepada pengguna dengan harga yang wajar.”

Xiaomi tidak merinci angka laba bersih untuk bisnis smartphone-nya, tetapi angka laba bersih perusahaan secara keseluruhan turun 57% menjadi CNY4,7 miliar dan pendapatan turun 11% menjadi CNY99,1 miliar.

Seperti diketahui, sejak beberapa tahun lalu, Xiaomi beralih ke perangkat premium untuk meningkatkan margin keuntungan di tengah menyusutnya pengiriman smartphone.

Langkah strategis itu juga bertujuan memerangi kenaikan biaya perangkat keras, sekaligus keluar dari jebakan anggaran dengan margin rendah.

Dengan meningkatkan posisi merek di pasar global, Xiaomi dapat bersaing lebih baik dengan Apple dan Samsung di pasar premium.

Langkah itu sekaligus mengintegrasikan ponsel ke dalam ekosistem AIoT dan kendaraan listrik yang lebih luas, di mana Xiaomi tengah mengejar pertumbuhan baru di luar bisnis smartphone.

Kini jajaran produk premium Xiaomi bersaing langsung dengan perangkat unggulan dari merek-merek seperti Apple dan Samsung.

Kolaborasi Xiaomi dengan Leica, produsen kamera terkemuka asal Jerman, membuat persepsi merek Xiaomi langsung melonjak.

Jika Anda mencari performa terbaik, kamera Leica kelas profesional, dan desain mewah, pertimbangkan seri Xiaomi Ultra, seri unggulan Xiaomi.

Memilih perangkat premium Xiaomi (seperti seri Xiaomi 15 atau 16) memberi Anda performa kelas flagship dan sistem kamera terdepan di industri dengan harga yang jauh lebih rendah daripada pesaing seperti Apple atau Samsung.

Anda mendapatkan yang terbaik dari kedua pertimbangan utama itu, yaitu perangkat keras dengan kesan mewah serta nilai finansial yang luar biasa. Tetap bergaya namun tidak membuat kantong bolong.

Baca Juga: Xiaomi 17T Series Bawa Leica 5x Telephoto ke Semua Model

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU