Selular.ID -

Xiaomi Revisi Target Penjualan Smartphone Jadi 110 Juta Unit

BACA JUGA

Selular.ID – Xiaomi kembali merevisi target pengiriman smartphone global untuk 2026 dengan menaikkan proyeksi menjadi 110 juta unit, setelah sebelumnya memangkas target akibat lonjakan harga memori dan keterbatasan pasokan komponen.

Keputusan ini mencerminkan perubahan pandangan internal perusahaan terhadap kondisi rantai pasok yang dinilai mulai membaik pada paruh kedua tahun ini.

Langkah tersebut dilaporkan pertama kali oleh media China Jiemian News yang mengutip sumber dari rantai pasok.

Target baru itu meningkat dari sekitar 90 juta unit yang menjadi acuan terakhir Xiaomi, dengan tambahan volume penjualan diperkirakan berasal dari segmen smartphone kelas entry-level yang masih memiliki permintaan tinggi di sejumlah pasar berkembang.

Revisi ini menjadi perubahan arah setelah Xiaomi sepanjang tahun sempat beberapa kali menurunkan target pengiriman.

Pada awal 2026, perusahaan dilaporkan menargetkan sekitar 170 juta unit, namun kenaikan tajam harga chip memori DRAM dan NAND memaksa produsen melakukan penyesuaian rencana produksi karena biaya komponen meningkat signifikan.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Target tersebut kemudian dipangkas bertahap hingga sekitar 135 juta unit, lalu turun lagi menjadi sekitar 90–95 juta unit sebelum akhirnya dinaikkan menjadi 110 juta unit.

Kenaikan target terbaru berkaitan dengan perubahan kondisi pasar memori.

Menurut sumber yang dekat dengan Xiaomi, perusahaan menilai tekanan harga memori berpotensi mulai mereda setelah mengalami lonjakan selama beberapa bulan terakhir.

Selama periode tersebut, tingginya permintaan chip memori dari industri kecerdasan buatan (AI), terutama untuk pusat data dan server, telah mempersempit pasokan bagi produsen perangkat konsumen, termasuk smartphone.

 

Membaiknya ekspektasi pasokan membuat Xiaomi lebih optimistis terhadap kemampuan memenuhi permintaan pasar hingga akhir tahun.

Sebagian besar tambahan target pengiriman disebut berasal dari perangkat kelas bawah yang memiliki volume penjualan tinggi dan tetap menjadi kontributor penting bagi bisnis smartphone perusahaan.

Meski demikian, target baru tersebut masih berada jauh di bawah ambisi awal Xiaomi untuk 2026 maupun realisasi pengiriman pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Xiaomi mengirimkan sekitar 165,2 juta smartphone sepanjang 2025 dan mempertahankan posisinya sebagai salah satu dari tiga vendor smartphone terbesar di dunia menurut data Omdia.

 

Industri smartphone global sendiri masih menghadapi tekanan yang belum sepenuhnya berakhir.

Selain biaya komponen yang sempat meningkat, permintaan konsumen di sejumlah pasar juga melambat sehingga beberapa lembaga riset telah merevisi turun proyeksi pengiriman smartphone global tahun ini.

Kondisi tersebut membuat banyak produsen menyesuaikan strategi produksi dan pengadaan komponen agar tetap menjaga margin keuntungan.

Bagi Xiaomi, penyesuaian target menunjukkan perusahaan berupaya menyeimbangkan optimisme terhadap pemulihan rantai pasok dengan kondisi pasar yang masih kompetitif.

Strategi perusahaan juga tetap mengandalkan portofolio smartphone di berbagai segmen harga, mulai dari perangkat entry-level hingga flagship, untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah persaingan dengan produsen lain seperti Samsung, Apple, OPPO, vivo, dan Huawei.

 

Selain bisnis smartphone, Xiaomi dalam beberapa tahun terakhir terus memperluas ekosistem produknya melalui perangkat AIoT, wearable, tablet, serta kendaraan listrik.

Diversifikasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat ekosistem perangkat pintar sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar bisnis ponsel.

Revisi target pengiriman menjadi 110 juta unit menunjukkan bahwa Xiaomi melihat peluang pemulihan yang lebih baik dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

Namun, realisasi target tersebut tetap akan bergantung pada stabilitas harga komponen, ketersediaan pasokan memori, serta permintaan konsumen di pasar global hingga akhir 2026.

Baca Juiga:

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU