Friday, May 24, 2019
Home News Telco Indosat Ooredoo Mulai Aktifkan LTE 2100Mhz di 3 Kota

Indosat Ooredoo Mulai Aktifkan LTE 2100Mhz di 3 Kota

-

Semarang, Selular.ID – November tahun lalu, Indosat Ooredoo dan Hutchison Indonesia resmi menjadi dua operator pemenang lelang frekuensi 2100Mhz. Usai penataan ulang, tepat pada 1 Mei 2018, Indosat Ooredoo mulai menggunakan spektrum baru tersebut dalam menghantarkan layanan 4G LTE.

“Lelang frekuensi 2100 Mhz oleh pemerintah hanya ada 2 spektrum band masing-masing sebesar 5Mhz. Dari semua operator yang ikut lelang, Indosat dan Hutchison yang menang. Tapi dari bulan November kita tidak bisa pakai karena harus ada proses refarming,” kata Yusuf Setiawan, Division Head NSAS Optimization, Indosat Ooredoo, pada acara uji jaringan Semarang-Demak-Kudus (15/5/2018).

Yusuf mengungkapkan, Indosat, Telkomsel, XL, dan Hutchison, sama-sama merapikan frekuensi di 2100Mhz. Proses penataan ulang itu butuh waktu sampai April 2018.

“April selesai refarming kami langsung lakukan trial. Per minggu lalu, frekuensi 2100Mhz untuk LTE sudah kami aktifkan,” papar Yusuf.

Dengan penambahan bandwidth 5Mhz, Indosat Ooredoo saat ini memiliki 15Mhz pada frekuensi 2100Mhz. Yusuf mengaku frekuensi itu saat ini digunakan untuk dua layanan: 4G dan 3G. Tapi nanti bisa ditata ulang mengikuti demand dari pelanggan, misalnya semuanya untuk layanan 4G.

Sebelum 2100Mhz, Indosat Ooredoo sudah menghantarkan layanan 4G LTE di frekuensi 1800Mhz. Dengan layanan LTE di dua frekuensi berbeda, maka perusahaan bisa menyediakan teknologi Carrier Aggregation (CA).

“Carrier Aggregation di LTE mirip dengan teknologi Dual Cell di 3G tahun 2009 silam. Jadi misalnya satu Carrier di 10MHz bisa menyediakan 70Mbps, maka dengan CA bisa jadi 140Mbps. Khusus Indosat, karena di frekuensi 1800MHz kita punya 20MHz, di 2100MHz 10MHz, maka secara teori, dengan perangkat yang support, pengguna bisa mendapatkan kecepatan akses data 200Mbps,” papar Yusuf.

Namun nyatanya banyak faktor, terang Yusuf. Contohnya pada trial di kantor Indosat semarang awal pekan ini, Yusuf mengaku mendapat kecepatan rata-rata yang dihasilkan adalah 20Mbps dengan kecepatan tertinggi mencapai 170Mbps. Itu karena menggunakan CA dan perangkat yang support CA.

Dengan penambahan bandwidth 5Mhz di 2100MHz, saat ini Indosat Ooredoo memiliki bandwidth dengan rincian:
2100 : 4G, 4G, 3G (15MHz)
1800 : 4G, 4G, 4G, 4G (20MHz)
900 : 4G, 3G, 2G (12,5MHz)

Lebih lanjut Yusuf menerangkan tiga tempat pertama yang kebagian layanan 4G LTE Indosat Ooredoo di frekeunsi 2100Mhz aktif adalah di kota Semarang, Demak, dan Kudus. Mengenai pemilihan tiga kota pertama, Yusuf mengaku hal itu mengikuti trafik.

Baca juga: Bos H3I: Harga Rp423 Miliar untuk Frekuensi 2,1Ghz Masih Wajar

“Sebenarnya rencana di 2018, tidak hanya tiga kota ini melainkan semua kota yang trafiknya tinggi, sifatnya nasional. Kenapa Semarang-Demak-Kudus duluan, karena untuk menopang rute-rute mudik. Momennya pas, melihat kebutuhan Lebaran, dimana trafik di tiga kota ini sangat tinggi,” pungkas Yusuf.

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest