23 April 2013 16:00
Suatu hari nanti, kita akan sanggup membaca email atau menelepon seseorang tanpa harus menyentuh layar atau melafalkannya di depan handphone. Kemampuan mengendalikan perangkat khususnya tablet melalui otak tampaknya bisa terealisasi dalam waktu dekat. Karena saat ini Samsung sedang meneliti bagaimana membawa kontrol pikiran ke perangkat mobile. Tujuannya, agar orang yang memiliki gangguan mobilitas, bisa tetap terhubung ke dunia. Para peneliti di Lab Teknologi Baru Samsung mengatakan bahwa tujuan proyek ini adalah untuk memperluas cara berinteraksi setiap individu dengan perangkatnya. Peneliti Samsung bekerja dengan Roozbeh Jafari, yang merupakan asisten profesor teknik elektro di Universitas Texas, Dallas.

Saat ini belum ada prototipe yang bisa digunakan untuk proses manufaktur masal. Yang menjadi fokus utama dalam tes mereka saat ini di laboratorium adalah (kemungkinan) untuk meluncurkan aplikasi, memilih lagu atau kontak, serta menyalakan on/off Samsung Galaxy Note 10.1. Penelitian tahap awal mereka menggunakan topi yang memiliki elektroda monitoring EEG. Peneliti mengungkapkan bahwa antarmuka seperti itu bisa membantu orang (dengan masalah mobilitas) untuk menyelesaikan tugas-tugas yang tidak bisa dilakukan sebelumnya.

Dalam sebuah video peneliti mendemokan proses membuka aplikasi tanpa menyentuh tablet, hanya dengan berkonsentrasi pada ikon yang berkedip pada frekuensi tertentu. Tujuan utamanya adalah untuk membuat sensor EEG ‘kering’ yang bisa ditanamkan ke dalam topi. Maka yang perlu dilakukan oleh semua orang adalah memakai topi, agar bisa menggunakan tablet tanpa harus menyapu layar berulang kali. (Khoirunnisa)

 

Sumber : http://www.technologyreview.com (19/4/2013)