spot_img
BerandaNewsTelcoIntip Sepak Terjang Hutchison Asia Telecom, Induk Usaha 3 Indonesia di Tiga...

Intip Sepak Terjang Hutchison Asia Telecom, Induk Usaha 3 Indonesia di Tiga Negara

-

Jakarta, Selular.ID – Setelah mencapai kesepakatan bisnis pada September lalu, merger antara Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia tinggal menunggu pengesahan dari pemerintah. Proses yang melibatkan dua perusahaan induk, CK Hutchison dan Ooredoo Group itu, ditargetkan rampung pada akhir Desember 2021.

Dengan tuntasnya proses merger, komposisi pemegang saham pun berubah. CK Hutchison selaku induk usaha 3 Indonesia, akan mendapatkan 50% saham dari Ooredoo Asia dengan menukar 21,8% sahamnya di Indosat Ooredoo Hutchison untuk 33% saham di Ooredoo Asia. Kemudian, CK Hutchison juga akan mendapatkan tambahan 16,7% kepemilikan di Ooredoo Group lewat transaksi senilai USD 387 juta.

Sekedar diketahui, sebelum tuntasnya proses merger,  saham 3 Indonesia dimiliki masing-masing Hutchinson Asia Telecom (66%) dan PT Tiga Telekomunikasi (33%) yang dimiliki keluarga Thohir. Pada 2019, Thohir masuk ke 3 Indonesia dengan  menyuntikkan modal segar sekitar Rp47 triliun (US $ 3,33 miliar). Sebelumnya pada 2013, Thohir membentuk konsorsium dengan Patrick Walujo, pendiri Northstar Group.

Sementara Hutchison Asia Telecom (HAT) sebagai kepanjangan tangan CK Hutchison, diketahui tak hanya berbisnis di Indonesia, tapi juga di Vietnam dan Srilanka. Mari kita intip bisnis HAT di dua negara itu.

Vietnam

HAT memiliki kemitraan dengan Hanoi Telecom, saat ini menyediakan layanan GSM 2G nasional dengan 3G di kota-kota utama melalui Vietnamobile. Didukung oleh komitmen untuk menyediakan rencana tarif yang sederhana dan sesuai dengan nilai uang, penawaran inovatif seperti struktur penagihan per detik pertama di negara tersebut mampu mendorong pertumbuhan yang solid dalam basis pelanggan Vietnamobile.

Vietnamobile telah membangun identitas merek berdasarkan kualitas, kesederhanaan, dan daya tarik kaum muda. Dengan populasi anak muda yang besar, tingkat penetrasi nirkabel yang relatif rendah, dan salah satu ekonomi terkuat di kawasan ini, pasar layanan seluler Vietnam menjanjikan potensi besar. Alhasil, Vietnamobile berada di posisi yang tepat untuk memanfaatkan pertumbuhan pada tahun-tahun mendatang.

Srilanka

Hutchison Telecommunications Lanka (Private) Limited adalah anak perusahaan yang dimiliki 100% oleh HATL, bagian dari CK Hutchison atau Hutchison Whampoa Group. Hutchison Lanka menyediakan layanan seluler digital, yang mengoperasikan jaringan GSM dan 3G HSPA+ tingkat lanjut secara nasional, yang mencakup seluruh 25 distrik pulau.

Sri Lanka memiliki populasi muda dan melek huruf yang dilayani oleh penetrasi internet yang rendah. Hutchison Lanka secara khusus berfokus untuk menghadirkan layanan data broadband seluler berkualitas tinggi untuk mengatasi tingginya permintaan.

Artikel Terbaru