Selular.ID -

Vivo X500 Bakal Usung Dimensity 9500 dan Baterai 7.500mAh

BACA JUGA

Selular.ID – Vivo X500 kembali muncul dalam bocoran terbaru yang mengungkap sejumlah spesifikasi utama perangkat tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar pada 10 Juni 2026, smartphone ini disebut akan hadir dengan chipset MediaTek Dimensity 9500 berbasis proses manufaktur 3nm serta baterai berkapasitas sekitar 7.500mAh, menjadikannya salah satu ponsel flagship dengan kapasitas daya terbesar di kelasnya.

Bocoran tersebut berasal dari tipster Digital Chat Station yang selama ini dikenal cukup akurat dalam mengungkap perangkat yang masih dalam tahap pengembangan.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Vivo tengah menguji purwarupa (engineering sample) Vivo X500 sebagai model standar dalam lini X500 Series.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari Vivo, spesifikasi yang beredar menunjukkan bahwa seri ini menghadirkan kombinasi performa tinggi, kemampuan fotografi premium, dan daya tahan baterai yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

Menurut bocoran yang beredar, Vivo X500 akan mengusung layar datar berukuran 6,59 inci.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Ukuran tersebut menempatkannya di segmen flagship kompak hingga menengah, berbeda dengan tren sejumlah produsen yang menghadirkan layar di atas 6,7 inci untuk perangkat premium.

Pada sektor performa, Vivo disebut memilih Dimensity 9500 sebagai otak utama perangkat.

Chipset ini diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 3nm yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi daya sekaligus mempertahankan performa tinggi untuk kebutuhan gaming, produktivitas, hingga pemrosesan AI di perangkat.

Pilihan tersebut cukup menarik karena sejumlah bocoran sebelumnya menyebut model Pro dan Pro Max kemungkinan akan menggunakan generasi chipset yang lebih tinggi.

Strategi ini dinilai dapat membantu Vivo menghadirkan model standar dengan harga yang lebih kompetitif tanpa mengorbankan pengalaman penggunaan flagship.

Aspek yang paling banyak mendapat perhatian adalah kapasitas baterai. Vivo X500 dikabarkan sedang diuji dengan baterai sekitar 7.500mAh.

Jika spesifikasi tersebut benar, kapasitasnya akan jauh lebih besar dibanding banyak smartphone flagship yang saat ini berada di rentang 5.000mAh hingga 6.500mAh.

Peningkatan kapasitas baterai sejalan dengan tren industri smartphone pada 2026. Produsen mulai memanfaatkan teknologi baterai silikon-karbon yang memungkinkan kapasitas lebih besar tanpa meningkatkan ketebalan perangkat secara signifikan.

Teknologi ini semakin populer di kalangan produsen smartphone China karena mampu menghadirkan daya tahan lebih panjang dalam bodi yang tetap relatif tipis.

Di sektor kamera, Vivo X500 disebut akan menggunakan sensor utama 50MP berukuran sekitar 1/1,28 inci.

Ukuran sensor yang lebih besar memungkinkan penangkapan cahaya lebih optimal, terutama saat digunakan dalam kondisi minim cahaya.

Selain itu, perangkat ini juga dikabarkan akan dibekali kamera telefoto periskop yang mendukung kemampuan zoom optik jarak jauh.

Beberapa laporan menyebut kamera periskop tersebut berpotensi menggunakan sensor 64MP yang juga sedang diuji pada model Vivo X500 Pro.

Namun hingga saat ini detail final konfigurasi kamera masih dapat berubah sebelum peluncuran resmi.

Vivo sendiri belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi X500 Series. Namun sejumlah bocoran sebelumnya mengindikasikan bahwa seri ini sedang memasuki tahap sertifikasi dan pengujian internal menjelang debutnya di pasar China pada paruh kedua 2026.

Seri X Vivo Konsisten Hadir di Pasar Indonesia
Bagi pasar Indonesia, kehadiran Vivo X500 menarik perhatian karena Vivo secara konsisten menghadirkan seri X sebagai lini smartphone premium yang membawa teknologi kamera terbaru.

Generasi sebelumnya seperti Vivo X100, Vivo X100 Pro, Vivo X Fold3 Pro, hingga Vivo X200 Series telah dipasarkan secara resmi di Indonesia dan menjadi bagian dari strategi Vivo memperkuat segmen flagship.

Vivo X Series memiliki posisi berbeda dibanding lini V Series maupun Y Series. Salah satu faktor yang membuat seri X dikenal luas adalah kolaborasi jangka panjang Vivo dengan ZEISS.

Apabila bocoran yang beredar saat ini akurat, Vivo X500 berpotensi melanjutkan fokus fotografi yang selama ini menjadi ciri khas X Series.

Kehadiran kamera telefoto periskop menunjukkan bahwa Vivo masih menempatkan kemampuan zoom optik sebagai salah satu fitur utama untuk bersaing di segmen flagship.

Kehadiran kamera telefoto periskop menunjukkan bahwa Vivo masih menempatkan kemampuan zoom optik sebagai salah satu fitur utama untuk bersaing di segmen flagship.

Selain kamera, perhatian industri juga tertuju pada penggunaan chipset MediaTek Dimensity 9500. Chip generasi terbaru tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu prosesor paling bertenaga dari MediaTek pada 2026.

Penggunaan fabrikasi 3nm memungkinkan peningkatan efisiensi daya sekaligus mendukung kebutuhan komputasi AI yang semakin besar pada smartphone modern.

Kapasitas baterai sekitar 7.500mAh juga menjadi sorotan tersendiri. Tren smartphone flagship dalam dua tahun terakhir menunjukkan peningkatan kapasitas baterai berkat penggunaan teknologi silikon-karbon.

Teknologi ini memungkinkan produsen menanamkan baterai lebih besar tanpa harus meningkatkan ketebalan perangkat secara signifikan.

Di Indonesia, kebutuhan terhadap smartphone dengan daya tahan panjang semakin meningkat seiring tingginya konsumsi konten video, mobile gaming, hingga penggunaan aplikasi berbasis AI.

Kondisi tersebut membuat kapasitas baterai menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan pembelian perangkat premium.

Di Indonesia, kebutuhan terhadap smartphone dengan daya tahan panjang semakin meningkat seiring tingginya konsumsi konten video, mobile gaming, hingga penggunaan aplikasi berbasis AI.

Kondisi tersebut membuat kapasitas baterai menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan pembelian perangkat premium.

Jika mengikuti pola peluncuran generasi sebelumnya, Indonesia berpotensi menjadi salah satu pasar yang dipertimbangkan untuk kehadiran resmi lini Vivo X500 di luar China.

Baca Juga:Vivo X500 Pro Max Muncul di Basis Data IMEI

Keputusan tersebut akan sejalan dengan strategi Vivo yang dalam beberapa tahun terakhir semakin aktif menghadirkan produk flagship ke pasar Indonesia, sekaligus memperkuat posisinya di segmen smartphone premium yang terus berkembang.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU