Beranda Bincang Eksekutif Live.On Ingin Menjadi ‘Brand’ Gaya Hidup Digital Andalan Pelanggan  

Live.On Ingin Menjadi ‘Brand’ Gaya Hidup Digital Andalan Pelanggan  

-

Jakarta, Selular.ID – XL Axiata menyusul beberapa operator seluler Tanah Air dengan merilis produk terbaru berupa layanan seluler digital prabayar dengan merek Live.On.

Serupa dengan yang lain, produk ini juga menargetkan kalangan muda dengan gaya hidup digital atau profesional muda yang melek digital, dan mengonsumsi data lebih tinggi dari pada rata-rata kebiasaan orang Indonesia.

Guna mengungkap strategi Live.On, serta apa yang menjadi pembeda dari para pesaingnya yang kian ramai ini. Simak berikut wawancara Selular dengan Abhijit Navalekar selaku Corporate Strategy & Business Development Director, XL Axiata.

Bagaimana kinerja Live.On sejauh ini?

Sejak peluncuran komersial kami pada bulan Agustus 2020, kami telah melihat hasil yang sangat positif. Dengan misi utama menghadirkan masa depan telekomunikasi dan memberikan kekuatan kembali kepada pelanggan. Kami juga berhasil memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik yang dibuktikan dengan 99% tingkat keberhasilan pengiriman dan 99% CSAT skor, yang telah dicapai oleh tim dengan kerja keras.

Seperti apa demografi pelanggan Live.On saat ini?

Berdasarkan data yang kami miliki, menunjukkan bahwa saat ini mayoritas pelanggan Live.On tinggal di kota-kota besar utama. Mereka juga merupakan pengguna data tinggi, dengan jumlah penguna  pria dan wanita yang sama.

Baca juga: Menguak Jurus ‘Terbaru’ Nokia Untuk Pasar Smartphone Indonesia    

Yang cukup menarik sebenarnya, kami melihat bahwa 53% pelanggan kami berusia antara 20-30 tahun, sedangkan sisanya terbagi dalam kelompok usia yang berbeda. Ini benar-benar menunjukkan ada daya tarik dari branding Live.On di semua usia, sehingga beralih ke produk yang terintegrasi dengan baik terhadap gaya hidup digital pelanggan.

Bagaimana karakteristik pengguna Live.On?

Karakteristik utama pengguna kami adalah mereka paham secara digital, dan mereka menggunakan rata-rata 15 GB data setiap bulan. Meskipun mereka menghabiskan sejumlah data ini, kami melihat bahwa pelanggan kami bersedia membayar lebih, tetapi memilih untuk membelanjakan dengan cerdas ketika harus membayar paket telekomunikasi. Lebih dari 70% pelanggan kami membelanjakan lebih dari Rp80rb.

Kami juga melakukan penelitian terhadap pelanggan kami dan menemukan bahwa tetap terhubung setiap saat adalah sesuatu yang diinginkan pelanggan, itu sebabnya opsi tambahan data kami sangat bagus dalam hal menggapai kepuasan pelanggan secara keseluruhan.

Kemudian banyak pelanggan kami merupakan pengguna SIM ganda, yang dimana lebih memilih untuk memisahkan nomor mereka dalam hal pekerjaan dan kehidupan pribadi. Sedangkan paket yang paling diminati dari Live.On ialah paket 25GB dan 50GB.

Dengan kondisi pandemi Covid-19 dan juga resesi ekonomi, apakah ada perubahan target? Dan tantangan apa yang dihadapi Live.On dalam situasi ini?

Kami tidak melihat adanya perubahan pada target, karena kami baru saja memulai dan yakin bahwa ada begitu banyak pelanggan yang belum tersentuh dari segmen digital savvy.

Tantangan utama adalah mampu mengikuti permintaan yang meningkat dari segmen ini, kemudian memberikan produk tanpa kompromi dan menghadirkan pengalaman pelanggan, karena tak dipungkiri kebutuhan mereka terus berkembang saat ini yang didorong oleh new normal.

Baca juga: Tumbuh Signifikan Selama Pandemi Covid-19, Jovee Fokus Hadirkan Personalisasi Suplemen Kesehatan Akurat Bagi Konsumen

Lalu sebagai perusahaan telekomunikasi yang berkomitmen untuk memberikan kekuatan kembali kepada pelanggan, menyesuaikan produk kami untuk mereka (pelanggan) adalah pertimbangan besar sebelum kami meluncurkan (produk). Target kami terutama difokuskan pada kepuasan pelanggan, aksesibilitas, dan pengalaman digital yang terbaik.

Jika dibandingkan dengan operator digital lain, apa keunggulan dari Live.On?

Kami ingin pelanggan kami tahu bahwa kekuatan ada di tangan mereka. Satu opsi paket kuota ‘besar’ adalah salah satu keuntungan terbaik, sehingga dapat memberi pelanggan akses penuh untuk menggunakan data dengan cara apa pun yang mereka inginkan.

Lalu kami tidak menawarkan paket data kecil, dan kami fokus pada memberikan yang besar dengan nilai yang tinggi, jadi paket kami dimulai dari 25 GB. Nilai yang juga dapat dinikmati pelanggan data tidak terbuang percuma, dan kami mengizinkan pelanggan menikmati rollover data hingga 1000 GB.

Terakhir, dengan kepedulian pelanggan yang selalu menjadi prioritas utama untuk terus terkoneksi dengan data, kami melengkapi semua paket dengan kuota darurat 3GB serta kuota sms yang cukup. Tak hanya itu, Live.On pun dilengkapi dengan hadiah Referral.

Pengguna akan mendapatkan 5 GB bonus data gratis setiap kali berhasil mereferensikan teman atau keluarga untuk mendaftar Live.On dengan kode referral. Sebaliknya, teman yang mendaftar akan mendapatkan potongan harga Rp15.000 untuk pembelian kartu perdana.

Kami juga melibatkan pekerja ‘nyata’ untuk memecahkan masalah pelanggan melalui obrolan langsung dalam aplikasi kami. 100% titik kontak digital dan produk kami juga dirancang terintegrasi agar sesuai dengan gaya hidup digital pelanggan.

Kemudian yang membuat kami berbeda dari operator lain, ialah kami fokus pada mendengarkan kebutuhan pelanggan dan memahami apa gaya hidup digital mereka, untuk kemudian menyesuaikan inisiatif pemasaran dan kemitraan kami untuk memberi mereka nilai dan pengalaman terbaik.

Lantas apa strategi Live.On dalam menghadapi persaingan antar provider digital?

Kami ingin memberikan kekuatan kembali kepada pelanggan, serta menghadirkan inovasi terkemuka dalam industri telekomunikasi melalui produk yang sesuai dengan pasar dan terfokus pada pelanggan. Hal ini bisa dilihat pada misi kami, melalui produk yang diluncurkan dan inisiatif pemasaran yang berfokus pada pelanggan.

Seperti apa target serta pencapaian Live.On di 2020 kemarin, kemudian bagaimana strategi dan target di 2021?   

Target dan pencapaian kami terkait erat dengan memberikan layanan pelanggan yang baik pada saat ini. Sejauh ini hasil kami sangat positif. Dengan misi utama kami untuk menghadirkan masa depan telekomunikasi dan memberikan kekuatan kembali kepada pelanggan.

Baca juga: [Bincang Eksekutif] Danny Buldansyah: Tri Jadi Pionir Layanan Data di Indonesia

Selain melebihi ekspektasi pada akuisisi dan pendapatan pelanggan, kami juga berhasil memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik yang dibuktikan dengan 99% tingkat keberhasilan pengiriman dan 99% CSAT skor. Kami juga meraih pengargaan di 2020, yang dimana mencerminkan misi kami untuk benar-benar memberikan kekuatan kembali kepada pelanggan, melalui pengalaman digital yang mulus.

Kami juga bekerja untuk bermitra dengan merek yang beresonansi dengan pengguna yang paham digital untuk lebih mewujudkan misi kami di seluruh Indonesia. Sehingga target kami di 2021 ini ingin menjadi brand gaya hidup digital andalan bagi para digital savvy.

Artikel Terbaru