Oorth Dukung Industri Halal di Indonesia

Jakarta, Selular.ID – Aplikasi lokal berbasis komunitas Oorth berupaya meningkatkan pertumbuhan industri Halal di Indonesia secara digital. Pasalnya, perkembangan industri pariwisata sedang gencar–gencarnya dilakukan pemerintah Indonesia untuk membantu meningkatkan ekonomi.

Krishna Adityangga, CEO Oorth Indonesia melihat, dengan besarnya potensi industri halal yang sangat besar khususnya di pariwisata, Oorth bersama civitas akademisi dan penggerak Ekonomi Islam (FoSSEI), akan segera memasifkan gerakan digital halal ecosystem di Indonesia Timur.

Salah satu yang dilakukan pemerintah, dikatakan Krishna, dengan cara mempromosikan wilayah–wilayah Indonesia dengan menggunakan para influencer sebagai alat promosi.

Hal tersebut disampaikan Krishna, pada acara Seminar Nasional yang bertajuk “Embracing Halal Industry As a New Engine Toward Indonesia As The Halal Center In The World” yang dilaksanakan di IAIN Pare–Pare 27 Februari 2020 kemarin.

“Cara lain untuk membantu meningkatkan pariwisata di Indonesia khususnya di daerah Indonesia Timur yang terkenal indah tetapi masih belum terekspose di media online, dan media sosial, yaitu dengan menggunakan Digital Halal Ecosystem untuk membantu para wisatawan lokal maupun mancanegara,” kata Krishna.

Penerapan Digital Halal Ecosystem dalam Industry 4.0 sangat penting, Oorth berkomitmen membantu para stakeholder industri halal untuk adaptif melihat data perilaku masyarakat secara cepat dan tepat, sehingga mampu menyuguhkan produk yang inklusif dan bukan eksklusif.

Selain itu Krishna memaparkan implementasi fitur yang disediakan Oorth dapat menunjang penerapan Digital Halal Ecosystem khususnya di Indonesia Timur, dimulai dari penyampaian informasi hingga transaksi.

“Oorth sebagai platform komunitas, dengan ekosistem digitalnya memang diperuntukkan oleh tidak hanya umat muslim, namun demikian algoritma Oorth adalah algoritma yang berprinsip kearifan lokal, selain itu industry halal akhir-akhir ini semakin menunjukkan potensi serapan yang tidak hanya diminati untuk dikonsumsi oleh muslim saja, melainkan juga non muslim,” ujar Krishna lagi.

Baca Juga :Pembayaran Cashless Jadi Point Penting Kemajuan Pariwisata Indonesia

Hal ini terlihat bahwa aplikasi Oorth yang saat ini telah didownload oleh 20 negara dengan total 550 kota di dunia, yang memiliki respon positif di negara-negara maju seperti Jepang.

Dijadwalkan dalam waktu dekat ini, Oorth akan berkunjung ke Jepang untuk bertemu dengan pengguna Oorth dalam event yang salah satunya mengangkat digital halal ecosystem yang sebelumnya pernah dilakukan juga di Hongkong pada 2019 kemarin.