Friday, December 6, 2019
Home News Enterprise Tahun Depan Microsoft Stop Dukungan ke Windows 7

Tahun Depan Microsoft Stop Dukungan ke Windows 7

-

Jakarta, Selular.ID – Semenjak meluncur pada pertengahan 2015, popularitas Windows 10 tak kunjung mengalahkan pendahulunya, Windows 7.

Namun, di penghujung 2018, pangsa Windows 10 di pasaran sistem operasi akhirnya tercatat melewati Windows 7 untuk pertama kalinya. Hal tersebut diungkapkan oleh data NetMarketShare dari firma analisis web Net Applications di bulan Desember 2018.

Dengan market yang sudah diraih Windows 10, tidak mengeherankan jika umur Windows 7 disebut-sebut akan segera berakhir. Microsoft mengumumkan akan menghentikan dukungan pada Windows 7 terhitung 14 Januari 2020. Keputusan ini diambil agar para pengguna bisa segara beralih ke sistem operasi Windows 10.

Seperti dilaporkan The Economic Times, untuk membantu peralihan pengguna dari Windows 7 ke Windows 10, Microsoft masih akan memberikan dukungan tambahan. Namun untuk mendapat dukungan tersebut pengguna akan dibebankan biaya ekstra.

Dukungan itu pun bukan diperuntukkan para pengguna Windows 7 secara umum, melainkan hanya untuk pengguna bisnis dan enterprise/perusahaan besar. Dengan membayar biaya tertentu, Windows 7 khusus untuk para pelaku bisnis dan enterprise akan tetap mendapat dukungan hingga Januari 2023 mendatang.

Namun jika pengguna memilih untuk tidak membayar, maka artinya setelah 14 Januari 2020, Microsoft tidak akan lagi memberi jaminan keamanan kepada pengguna Windows 7.

Diketahui jumlah pengguna Windows 7 dilaporkan sudah berada di bawah Windows 10. Namun, itu bukan berarti Windows 7 sudah kehilangan penggunanya, dari laporan Microsoft, disebutkan pengguna Windows 7 masih mencapai angka 184 juta hanya dari jajaran produk komersil saja, atau produk yang biasa digunakan di kantor.

Angka yang disebutkan Microsoft itu tidak termasuk jumlah PC dengan Windows 7 yang ada di China. Di negara tersebut, disebut masih banyak sekali komputer yang menggunakan sistem operasi lawas itu, baik untuk penggunaan pribadi maupun kantoran. Sementara di AS, negara asal Microsoft sendiri, disebut masih ada sekitar 46 juta komputer kerja dengan Windows 7.

Latest