Jakarta, Selular.ID – Duka kembali menyelimuti Tanah Air. Sabtu malam (22/12/2018), tepatnya pukul 21.27 WIB, gelombang tsunami setinggi 90cm meluluhlantakan pantai Anyer, Banten dan sekitarnya. Sejumlah bangunan di sekitar lokasi tersebut porak poranda dan menelan ratusan korban jiwa.

Gelombang tsunami juga berdampak pada jaringan listrik sehingga  berpengaruh pada jaringan telekomunikasi seluler. Sejumlah provider di Indonesia seperti Indosat, Telkomsel dan Smartfren menyatakan jaringan mereka tetap berjalan normal pasca tsunami Anyer. Terkait hal ini, Redaksi Selular.ID mengkonfirmasi langsung kepada Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren melalui pesan singkat.

BACA JUGA:
Smartfren Berikan Kartu Kuning Bagi TKA Kontraktor Ilegal

“Kami sampaikan bahwa layanan Smartfren sejauh ini tetap berfungsi secara optimal di wilayah Banten, Lampung dan sekitarnya. Guna tetap memberikan jaminan terhadap layanan Smartfren, kami tetap melakukan pemantauan secara 24 jam penuh di area tersebut,” ujar Merza melalui pesan singkat kepada Selular.ID.

Dikatakan Merza, awalnya aliran listrik PLN yang menyatu dengan BTS Smartfren sempat putus.

BACA JUGA:
Layanan TelkomGroup Tetap Berjalan Normal Pasca Tsunami Selat Sunda

“Namun, tim Smartfren di lapangan tetap berupaya untuk menjaga BTS tetap beroperasi dengan baterai cadangan serta genset,” jelas Merza.

Merza beserta jajarannya menyampaikan turut berbela sungkawa atas peristiwa tsunami tersebut yang menelan  korban jiwa dan kerugian material.

“Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, kita harus bersatu gotong royong untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang terkena bencana. Sebagaimana kejadian-kejadian sebelumnya, secara bersama, keluarga besar Sinar Mas selalu hadir untuk ikut meringankan beban saudara kita di wilayah bencana,” tutup Merza.