Jakarta, Selular.ID –Demi keamanan dari pembobolan oleh intelijen dan serangan siber, jepang dilaporkan akan memberlakukan larangan bagi pemerintah untuk mengadakan pembelian perangkat teknologi produk China Huawei dan ZTE.

Pasalnya, keamanan siber menjadi isu penting di Jepang. Pemerintah akan mengambil langkah-langkah pasti untuk mencermati hal itu dari perspektif beragam.

Seperti dilaporkan Reuters, sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat dilarang untuk membeli peralatan Huawei.

BACA JUGA:
Huawei: Pre-Order untuk Mate 20 Pro Sold Out

Alasannya, Huawei merupakan jaringan pemerintah China dan peralatan yang diproduksi memiliki perlengkapan untuk digunakan oleh intelijen. Meski begitu tidak ada bukti yang telah dipublikasi tentang dugaan AS itu. Perusahaan China itu juga membantah kecurigaan AS.

Yoshihide Suga, Juru bicara pemerintah Jepang, memberikan catatan bahwa Jepang telah melakukan komunikasi secara dekat dengan AS tentang hal yang lebih luas termasuk masalah keamanan siber.Jepang sendiri diketahui memiliki kedekatan dengan Amerika Serikat. .

BACA JUGA:
Huawei P Smart 2019 Meluncur Sebelum Akhir Tahun 2018

Aturan ini akan mulai diberlakukan dalam waktu dekat. Langkah tersebut diambil pemerintah dengan cara merevisi aturan pengadaan internal dan mengecualikan produk yang dibuat oleh Huawei dan ZTE.

Kabarnya, Selain AS dan menyusul Jepang, Australia dan Selandia Baru pun telah melarang Huawei membangun jaringan 5G. Perusahaan Inggris, BT Group pada hari Rabu lalu mencabut perlengkapan produk Huawei dari perlengkapan bergerak 4G dan 3G. Inggris juga tidak akan menggunakan produk perusahaan China di perangkat utamanya pada jaringan berikutnya.

BACA JUGA:
Bocor, Huawei P30 Tampakkan Diri

Kendati demikian pemerintah Jepang sendiri menolak untuk berkomentar lebih lanjut. Baik Huawei maupun ZTE pun tidak memberikan tanggapan terkait hal ini.