Xiaomi Mi 8 Lite
Xiaomi Mi 8 Lite

Jakarta, Selular.ID – Lagi-lagi Xiaomi kembali menuai sensasi. Beberapa waktu lalu, ponsel Xiaomi mengalami masalah seperti meledak dan lain sebagainya di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Kini masalah kembali terjadi ketika Xiaomi menggelar flash sale di Inggris beberapa waktu lalu.

Dikutip dari BBC dan sumber lain, Xiaomi menggelar program flash sale untuk beberapa produk smartphone mereka. Salah satunya Mi 8 Lite. Harga yang ditawarkan sangat murah dan terbilang tidak masuk akal yakni 1 Poundsterling atau setara Rp 19 ribu.

Jelas program bertajuk Crazy Deal ini sangat diminati para Mi Fans di seluruh dunia, terutama warga Inggris. Antusias mereka untuk mendapatkan ponsel murah ini sangat tinggi.

Namun, waktu dari program flash sale ini sangat singkat. Sehingga banyak orang yang tidak mendapatkan ponsel tersebut.

BACA JUGA:
Resmi Pisah dari Xiaomi, Ini Smartphone Pertama Redmi

Kabar lain menyebutkan bahwa jumlah produk Xiaomi dalam flash sale tersebut hanya 10 unit. Para warga Inggris merasa kecewa dan tertipu akibat program flash sale tersebut.

Para netizen mengutarakan kekecewaan mereka terhadap Xiaomi Inggris. Hingga akhirnya, Xiaomi Inggris meminta maaf kepada para netizen yang merasa kecewa melalui akun Twitter resminya.

“Kami ingin meminta maaf atas kesalahpahaman ini kepada seluruh masyarakat dunia. Awalnya, program flash sale ini bernama Crazy Deal. Namun kami mengubah nama Crazy Deal menjadi Flash Sale. Sayangnya, kami tak menyadari bahwa masyarakat menyangka produk pada flash sale ini memiliki jumlah yang banyak seperti yang dilakukan Xiaomi global dengan total lebih dari 10 unit,” posting Xiaomi Inggris di Twitter resminya.Xiaomi Inggris minta maaf di TwitterDitulis dalam Twitter-nya, ketentuan flash sale menimbulkan salah paham.

BACA JUGA:
Tumbuh Subur, Ponsel BM di Indonesia Mencapai 30 Persen

“Flash sale ini membuat media sosial heboh bahwa aturan tersebut tidak jelas dan perangkat seharga 1 Poundsterling itu tak tersedia. Kami konfirmasi bahwa flash sale tersebut berlaku untuk 10 konsumen pertama. Dari ribuan pembeli, sistem kami memilih pemenang secara acak. Selanjutnya terpilih 10 pembeli beruntung yang mendapatkanharga sangat murah tersebut,” ungkap Xiaomi.

Disampaikan Xiaomi, untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Xiaomi.

Seharusnya, Xiaomi mengumumkan aturan flash sale yang jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Hingga berita ini diturunkan, pihak Otoritas Inggris masih menyelidiki kasus flash sale tersebut.

BACA JUGA:
Salip Xiaomi dan Samsung, Realme Berhasil Menjual 4 Juta Smartphone

Otoritas Inggris sedang menyelidiki apakah terindikasi kecurangan dalam program flash sale tersebut. Ataukah Xiaomi sengaja melakukan trik curang tersebut untuk memikat para pembeli ? Semoga saja memang benar terjadi kesalahan teknis.

Kejadian flash sale tersebut hanya terjadi di Inggris, tidak di Indonesia. Mengingat di Indonesia sendiri sejumlah e-commerce menggelar serangkaian promo menyambut Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 11 November kemarin.

Jika penipuan ini terjadi di Indonesia, tentu saja para Mi Fans dan masyarakat Indonesia merasa dikecewakan. Kemungkinan Xiaomi akan ditinggalkan oleh fansnya di Indonesia.

Lantas, masih maukah Anda membeli produk Xiaomi ?