Friday, May 24, 2019
Home Tips Cara Memulihkan File yang Terhapus di Komputer

Cara Memulihkan File yang Terhapus di Komputer

-

Jakarta, Selular.ID – Kalian pasti pernah menyesal karena telah menghapus suatu file, dan menginginkan file itu kembali. Selama bertindak dengan cepat, kalian masih bisa mengembalikan file yang telah dihapus tersebut loh. Ada beberapa software yang dapat membantu kalian untuk memulihkan kembali file yang telah dihapus di perangkat PC.

Disini kami akan menggunakan software Recuva. Software pemulih file tersebut bisa kalian dapatkan secara gratis. Recuva dapat menjalankan pencarian cepat untuk file yang baru kalian hapus. Selain itu, software tersebut bisa melakukan pemindaian file yang dihapus secara menyeluruh. Tetapi, proses itu akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Bukan hanya penyimpanan internal saja, pemindaian juga bisa dilakukan pada drive USB, kartu micro SD, dan media penyimpanan eksternal.

Jika file yang dihapus telah disinkronkan atau disimpan di penyimpanan cloud, biasanya file tersebut masih bisa dipulihkan selama penyedia layanan pemyimpanan cloud tersebut menyediakan recycle bin atau tempat sampah.

Layanan seperti OneDrive, iCloud, Google Drive, dan Dropbox mempunyai tempat sampah sendiri yang berfungsi untuk memulihkan kembali file yang dihapus. Layanan seperti ini tidak mengharuskan kalian bertindak secara cepat untuk memulihkan file yang dihapus. Mereka akan memberikan waktu 30 hari untuk setiap file yang sudah dihapus agar tetap berada di tempat sampah. Setelah waktu habis, file yang berada di tempat sampah akan secara otomatis dihapus dari server file mereka.

Hal itu tentunya tidak berlaku jika file tidak disinkronkan ke layanan penyimpanan cloud. Ada kalanya kalian akan menghapus semua file di recycle bin untuk membebaskan ruangan penyimpanan. Jika kalian menginginkan file yang dihapus kembali, sebaiknya jangan berlama-lama untuk memulihkannya. Lebih cepat akan lebih baik.

Ketika menghapus file secara permanen di Windows, file itu tidak secara fisik dihapus dari disk. Sebaliknya, lokasi file ditandai sebagai tanda tersedia oleh tabel alokasi file. Dengan demikian, file tersebut masih ada di dalam disk, kecuali jika kalian menimpa file lama dengan yang baru, itu akan membuat file hilang secara permanen.

Tentu saja, jika kalian tidak mau hal seperti itu terjadi, sebaiknya lakukan backup file yang menurut kalian penting ke penyimpanan cloud secara teratur. Walaupun ada file yang dihapus, setidaknya kalian masih memiliki waktu 30 hari untuk memulihkan kembali file tersebut. Lalu bagaimana cara memulihkan file yang terhapus di komputer menggunakan Recuva? Simak selengkapnya!

Cara Memulihkan File yang Terhapus di Komputer

Recuva mendukung semua jenis file yang dihapus untuk dipulihkan. Contohnya seperti foto, dokumen, video dan lainnya. Program ini akan dimulai dengan wizard yang menanyakan jenis dan lokasi file yang ingin dipulihkan. Dengan cara tersebut, kalian bisa mempersempit pencarian karena jenis dan lokasi file telah diketahui, atau bisa juga memilih untuk mencari file di semua lokasi.

Software ini akan melakukan pemindaian pada drive untuk menampilkan daftar file yang dihapus. Kalian juga akan disuguhi nama setiap file, lokasi, ukuran, detail lainnya, dan kemungkinan peluang untuk pemulihan file tersebut.

Setelah kalian menemukan dan memilih file yang akan dipulihkan, Recuva akan bertanya dimana harus meletakkannya. Sebaiknya, simpan file tersebut di lokasi yang berbeda dengan lokasi aslinya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Untuk memotong waktu pemindaian, kalian bisa beralih ke mode lanjutan daripada harus memilih mode pemindaian secara menyeluruh yang akan memakan waktu yang lama. Di mode lanjutan, kalian dapat memilih lokasi, jenis, dan nama file untuk membatasi pencarian.

Jika cara tersebut tidak berhasil menemukan file kalian yang telah dihapus, cara satu-satunya adalah melakukan pemindaian secara menyeluruh. Tetapi bersiaplah untuk menunggu untuk waktu yang cukup lama.

Ada beberapa kategori peluang untuk setiap file yang dihapus. File dengan kategori “Sangat Baik” tandanya file tersebut sangat memungkinkan untuk dipulihkan. Selain itu, jika ada file yang dikategorikan sebagai “Buruk” atau “Sangat Buruk” berarti file tersebut memiliki kemungkinan yang sangat kecil untuk dipulihkan atau bahkan tidak bisa dipulihkan sama sekali. Sementara, untuk file yang dikategorikan sebagai “Tidak Dapat Dipulihkan”, sudah jelas file dengan kategori ini tidak bisa dipulihkan sama sekali.

Recuva memiliki dua versi, versi gratis dan versi pro. Untuk versi pro, pengguna akan mendapatkan akses ke fitur premium, dan update otomatis. Sedangkan untuk versi gratis, pengguna hanya bisa menggunakan software tersebut untuk memulihkan file-file yang telah dihapus saja. Versi Pro Recuva dibanderol dengan harga $19.95 atau sekitar 289 ribuan.

Itulah cara memulihkan file yang terhapus di komputer dengan menggunakan software Recuva. Semoga bermanfaat!

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest