Jakarta,Selular.ID – Seperti sudah dijelaskan bahwa untuk menggunakan Cashbac saat bertransaksi, pengguna sebelumnya harus mengunduh aplikasi terlebih dahulu. Kemudian pengguna menghubungkan kartu kredit atau kartu debit pada aplikasi, tanpa perlu melakukan top up saldo.

Dengan terhubung ke kartu kredit maupun debit, soal kemanan tentunya menjadi hal yang dipertanyakan dalam aplikasi Cashbac.

Bagaimana aplikasi ini terjamin keamananya, mengingat hacker dengan mudah membobol kartu kredit ataupun debit melalui smartphone.

Mengenai hal ini, Mario Gaw CEO & Co-founder Cashbac menjelaskan, bahwa untuk keamanan, Cashbac dilapisi kemanan yang bisa diandalkan dan terjamin.

Menurut Mario, pertama ada partner-partner yang memproses mengamankan data dan dana yang ada di kartu kredit atupun debit.

“Partner-partner itu sudah diakui kredibilitasnya soal kemanan, dan partner tersebut sudah mendapat ijin dari Bank Indonesia,”tutur Mario di Jakarta (31/07/18).

“Ketika melakukan pembayaran, Cashbac juga menawarkan keamanan karena setiap pembayaran menggunakan personal pin. Jadi, cukup dengan aplikasi Cashbac, semua transaksi dipastikan menjadi mudah, nyaman, dan aman,”kata Mario Lagi.

Jika terjadi pembobolan, dan orang tersebut mencoba menebak pin si pengguna, pengguna hanya bisa melakukan coba-coba tiga kali.Setelah tiga kali, data akan terhapus sehingga data tidak ada.

Sejak pertama kali diluncurkan pada Januari 2018, Cashbac memiliki pengguna aktif bulanan 10 ribu sebulan. dan telah bekerjasama lebih dari 500, merchant favorit baik F&B hingga penunjang gaya hidup lainnya seperti klinik kesehatan dan kecantikan.

Cashbac berbasis di Jakarta dan tahun ini menargetkan peningkatan jumlah merchant berkali lipat dari berbagai industri, dan penambahan berbagai metode pembayaran dalam aplikasi sehingga dapat semakin memanjakan konsumer Indonesia.