Selular.ID – ASUS resmi kembali ke pasar tablet Android melalui peluncuran ASUS Pad, perangkat baru berlayar 12,2 inci yang diperkenalkan pada ajang Computex 2026 di Taipei, Taiwan.
Kehadiran ASUS Pad menandai kembalinya ASUS ke segmen tablet setelah beberapa tahun tidak merilis produk baru di kategori tersebut.
ASUS Pad dirancang sebagai perangkat serbaguna untuk hiburan, produktivitas, dan aktivitas mobile sehari-hari.
Tablet ini mengusung layar OLED dual-layer berukuran 12,2 inci dengan resolusi 2.8K dan refresh rate 144Hz, dipadukan dengan desain tipis 6,5 mm serta bobot 523 gram.
ASUS menyebut kombinasi tersebut ditujukan untuk menghadirkan pengalaman visual premium tanpa mengorbankan portabilitas.
Dalam pengumuman resminya pada 2 Juni 2026, ASUS menyatakan bahwa ASUS Pad dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan perangkat dengan layar berkualitas tinggi, daya tahan baterai panjang, dan integrasi yang lebih baik dengan ekosistem perangkat modern.
Peluncuran ini juga menjadi langkah strategis ASUS untuk kembali bersaing di pasar tablet Android yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan berkat meningkatnya kebutuhan perangkat produktivitas mobile, pembelajaran digital, dan konsumsi konten multimedia.
Salah satu daya tarik utama ASUS Pad adalah penggunaan teknologi dual-layer OLED atau tandem OLED.
Berbeda dengan panel OLED konvensional yang menggunakan satu lapisan emisi cahaya, teknologi ini menggabungkan dua lapisan OLED untuk meningkatkan efisiensi daya, tingkat kecerahan, serta usia pakai panel.
ASUS menyebut layar ASUS Pad mampu menampilkan resolusi 2800 x 1840 piksel dengan rasio aspek 3:2 dan cakupan warna 100 persen DCI-P3.
Panel tersebut juga memiliki tingkat kecerahan tipikal hingga 600 nits dan telah memperoleh sertifikasi TÜV Rheinland untuk emisi cahaya biru rendah serta teknologi bebas flicker yang membantu meningkatkan kenyamanan saat digunakan dalam waktu lama.
Untuk mendukung pengalaman multimedia, ASUS membekali perangkat ini dengan empat speaker yang telah mendukung Dolby Atmos.
Sistem audio tersebut dirancang untuk menghasilkan efek suara yang lebih imersif saat menonton video, bermain game, maupun mendengarkan musik.
Di sektor performa, ASUS Pad menggunakan chipset MediaTek Dimensity 8300 yang diproduksi dengan fabrikasi 4 nanometer.
Prosesor ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X sebesar 8GB dan pilihan penyimpanan UFS 3.1 hingga 256GB.
ASUS juga tetap menyediakan slot microSD yang mendukung ekspansi penyimpanan hingga 1TB.
Kapasitas baterai mencapai 9.000mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W melalui port USB-C. ASUS mengklaim perangkat dapat mengisi daya hingga 50 persen dalam waktu sekitar 30 menit.
Dukungan Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3 juga disematkan untuk memastikan konektivitas yang lebih cepat dan stabil.
ASUS Pad menjalankan sistem operasi Android 16 dan dibekali sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan.
Tablet ini mendukung Google Gemini sebagai asisten AI, Circle to Search untuk pencarian berbasis konteks langsung dari layar, serta ASUS GlideX yang memungkinkan integrasi lintas perangkat untuk berbagi layar dan file secara lebih mudah.
Dari sisi produktivitas, ASUS juga menghadirkan dukungan untuk ASUS Pen 2.0 dan keyboard Bluetooth eksternal.
Kombinasi tersebut memungkinkan perangkat digunakan untuk mencatat, menggambar, maupun bekerja dengan format yang lebih menyerupai laptop.
Selain itu, ASUS Pad dilengkapi kamera belakang 13MP dan kamera depan 5MP yang mendukung kebutuhan konferensi video dan komunikasi jarak jauh.
Perangkat juga mendukung fitur Face Login untuk membuka kunci layar secara cepat menggunakan pengenalan wajah.
Kembalinya ASUS ke pasar tablet menunjukkan bahwa perusahaan masih melihat peluang pertumbuhan di segmen perangkat mobile berlayar besar.
Dengan mengandalkan teknologi OLED generasi terbaru, integrasi AI, serta dukungan aksesori produktivitas, ASUS Pad diposisikan sebagai perangkat yang menjembatani kebutuhan hiburan dan pekerjaan dalam satu perangkat.
Hingga pengumuman resmi dilakukan, ASUS belum mengungkap harga maupun jadwal ketersediaan global untuk ASUS Pad.
Namun kehadiran perangkat ini menandai babak baru bagi ASUS dalam memperluas portofolio perangkat Android setelah beberapa tahun fokus pada lini laptop, PC, dan perangkat gaming.
Baca Juga: Keluar dari Pasar Smartphone, Asus Beralih ke Tablet




