Sabtu, 22 Juni 2024
Selular.ID -

KKP Gandeng Telkomsat Untuk Proyek Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota

BACA JUGA

JAKARTA, SELULAR.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng anak usaha Telkom, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) untuk proyek percontohan penangkapan ikan terukur berbasis kuota (PIT).

Rencana peluncuran proyek percontohan penangkapan ikan terukur berbasis kuota (PIT) ini berada di 2 wilayah pada zona 3, yaitu Kota Tual dan Kepulauan Aru, Maluku.

KKP dalam menyukseskan peluncuran proyek percontohan itu mengajak anak usaha Telkom, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), untuk memperkuat konektifitas komunikasi.

Baca juga: Satelit HTS Baru Telkomsat Siap Meluncur, Perkuat Koneksi hingga Pelosok

“Kita minta Telkomsat perkuat konektifitas di wilayah percontohan selama peluncuran PIT ini karena sejumlah wilayah perairan Indonesia memang harus dilayani oleh internet berbasis satelit,” ujar Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi Publik Doni Ismanto yang Selular kutip, Senin (3/6/2024).

“Telkomsat pasang backhaul dengan manfaatkan teknologi Starlink untuk bikin konektifitas selama peluncuran berjalan lancar,” sambungnya.

TONTON JUGA:

Doni menjelaskan, Telkomsat memasang perangkat Mangostar (konektivitas internet backhaul satelit starlink LEO), dengan kecepatan dedicated masing-masing 100 Mbps.

Baca juga: Tiga Negara Yang Menolak Starlink Masuk Wilayahnya

“Kecepatannya mencapai 100 Mbps, latency rendah, dan stabil untuk berbagai kebutuhan acara seperti live streaming, komunikasi internet, security dan lainnya,” kata Doni.

“Ini membantu teman-teman media yang melakukan peliputan, serta para pelaku usaha berkomunikasi mengingat di Tual hanya ada satu provider seluler,” lanjutnya.

Lebih lanjut Doni mengatakan, peluang pemain internet berbasis satelit memanfaatkan kehadiran PIT sangat besar untuk memasarkan layanan konektifitas mengingat untuk proyek percontohan PIT diikuti 187 kapal bertonase besar.

“Kapal-kapal itu akan butuh full connectifity, asalkan pemain satelit bisa menawarkan harga layanan dan perangkat kompetitif, tentu akan menarik bagi mereka. Semua butuh komunikasi di saman sekarang,” katanya.

Secara terpisah, Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf menyatakan kesiapannya mendukung kebutuhan teknologi komunikasi yang dibutuhkan KKP dalam mengimplementasikan kebijakan PIT.

Salah satu yang sudah dilakukan yakni menyiapkan perangkat Starlink untuk memenuhi kebutuhan internet saat peluncuran modeling PIT di Kota Tual, Maluku.

“Telkomsat sebagai penyedia teknologi komunikasi berbasis satelit berkomitmen untuk terus mendukung program digitalisasi yang dilakukan oleh KKP khususnya di ekosistem kelautan,” tegasnya.

Baca juga: Starlink Ancam Kedaulatan Data, Ini Komentar Wamenkominfo

Diungkapkannya, program terdekat yang akan dikolaborasikan bersama dengan KKP adalah solusi konektivitas pendukung aplikasi PIT dengan mengoptimalkan Satelit GEO (Geostasioner Earth Orbit) maupun LEO (Low Earth Orbit).

“Kami terus berinovasi memanfaatkan berbagai teknologi yang efektif dan efisien guna menjawab tantangan yang dihadapi dalam implementasi transformasi digital di ekosistem tersebut,” pungkasnya.

SIMAK JUGA:

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU