Kamis, 18 Juli 2024
Selular.ID -

Starlink Ancam Kedaulatan Data, Ini Komentar Wamenkominfo

BACA JUGA

JAKARTA, SELULAR.ID – Sejumlah isu bermunculan saat layanan internet satelit milik Elon Musk, Starlink beroperasi di Indonesia.

Salah satu isu tersebut terkait kedaulatan data dan keamanan setelah perusahaan asing milik Elon Musk masuk ke tanah air.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria menjawab isu tersebut.

Dia mengatakan satelit di luar angkasa memang banyak yang memata-matai negara lain.

TONTON JUGA:

“Sebetulnya kalau bicara soal pertahanan seperti itu [bukan] cuma Starlink gitu,” ujar Nezar, akhir pekan lalu (31/5/2024).

“Ada banyak satelit di atas sana yang sudah tahu di mana target-target di setiap negara,” sambungnya.

Baca juga: Tak Hanya Jualan Internet, Starlink Kantongi 3 Izin di Indonesia

Isu lain adalah terkait perizinan Starlink di Indonesia.

Nezar memastikan perusahaan itu telah memenuhi izin, termasuk sebagai penyelenggara ISP.

Dia mengatakan datangnya Starlink memang menimbulkan banyak pertanyaan.

Namun dirinya menganggap ini sebagai moment of truth untuk kesiapan kedaulatan data.

“Kita cuman ngomong doang, emang bisa kita pagari dengan regulasi. Sinyal enggak kenal wilayah administrasi,” ungkapnya.

Menurutnya bukan regulasi yang bisa mengaturnya. Namun, teknologi untuk menghentikan risiko yang muncul.

“Bisa enggak punya satu tameng untuk bisa membelokkan rudal balistik yang menuju ke Indonesia bisa diciptakan sendiri atau beli, beli dari mana dari negara mana. bisa dijamin enggak sepenuhnya kita kuasai,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu dia juga menjelaskan kekurangan teknologi Low Earth Orbit (LEO) yang digunakan oleh Starlink.

Baca juga: APJII Sebut Layanan Direct-to-Call Starlink Bisa Habisi Semuanya

Yakni akan terganggu dengan cuaca jelek atau sinyalnya terhalang gedung. Latensinya juga lebih lambat dibandingkan Fiber Optik.

“Tapi kalau satelit ya kalau cuaca jelek atau terhalang gedung ada sinyalnya dari terganggu,” kata Nezar.

SIMAK JUGA:

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU