Rabu, 24 April 2024
Selular.ID -

Dukung UMKM, Ammar Bank Salurkan Pendanaan Supply Chain

BACA JUGA

Selular.ID – PT Bank Amar Indonesia Tbk (“Amar Bank”, BEI: AMAR), bank digital yang melayani segmen ritel dan UMKM, menandatangani kerjasama dengan PT Maulana Karya Persada (MKP), sebagai wujud komitmen Amar Bank dalam memperluas jangkauan melalui supply chain financing.

MKP adalah salah satu pelaku usaha minyak kelapa sawit (CPO) serta produk turunannya yang dapat menjadi bahan bakar alternatif ramah lingkungan (renewable energy) seperti cangkang kelapa sawit, kernel shell, hingga tandan kelapa sawit.

Baca juga: Dukung Pemanfaatan UMKM, Pemerintah Lanjutkan Penyaluran KUR 2024

Pembiayaan melalui bentuk supply chain adalah upaya yang ditempuh dalam memperluas keterjangkauan Amar Bank dalam menyalurkan modal usaha produktif kepada para supplier yang rekam jejaknya sudah terbukti serta terseleksi dari MKP.

Kerjasama strategis ini bernilai ratusan miliar yang dipastikan penggunaannya untuk menunjang perkembangan unit bisnis yang sekaligus akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dalam skala nasional karena melibatkan hingga puluhan dan ratusan pelaku usaha dalam segmen retail serta UMKM.

Direktur Korporasi, Komersial dan Operasional PT Bank Amar Indonesia Tbk, Eka Banyuaji mengatakan sebagai pionir digital bank di Indonesia, Amar Bank akan terus memperkuat komitmennya dalam mendukung segmen UMKM serta para pengusaha retail terkait.

“Melalui kerjasama yang salah satunya kami lakukan dengan MKP, kami optimis untuk turut berkontribusi secara signifikan dalam mendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia,” ujar Eka

Strategi ini terus dilakukan demi berkelanjutan dalam menjangkau para partner bisnis yang akan menjembatani penyaluran pendanaan supply chain hingga mampu diakses dan dinikmati lebih banyak lagi pelaku UMKM.

Mekanisme kerjasama pembiayaan melalui bentuk supply chain, proses seleksi awal untuk calon partner bisnis telah dilakukan oleh Amar Bank dengan mempertimbangkan berbagai hal.

“Diantaranya status perusahaan besar yang memiliki rantai supplier dan distributor aktif untuk tujuan pendanaan produktif, dengan plafon bisa mencapai di atas Rp 25 miliar,” ujarnya.

Baca juga: Tak Hanya Andalkan Media Sosial, Berikut Tips Kembangkan Usaha UMKM di Era Digital

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU