Rabu, 24 April 2024
Selular.ID -

Begini Kebiasaan Unik Investor Kripto di Indonesia

BACA JUGA

Selular.ID – Kebiasaan unik investor kripto di Indonesia terungkap. Hal ini berdasarkan survei yang bertujuan untuk memahami tren dan preferensi yang berkembang di antara komunitas kripto.

Berdasarkan hasil survei tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat berbagai strategi yang dapat diimplementasikan untuk memperluas pemahaman dan edukasi mengenai kripto di Indonesia.

Survei ini berlangsung selama dua minggu, yang dimulai dari awal 2024 dan melibatkan ribuan responden dengan rentang usia rata-rata antara 17 hingga 68 tahun.

Baca juga: Kejahatan Kripto di Indonesia Kian Meningkat

1. Investasi jadi alasan utama masyarakat terjun ke dunia kripto

Berdasarkan survei yang dilakukan Indodax, sebanyak 63,45 persen partisipan mengaku jika salah satu alasan utama untuk terjun ke dunia kripto adalah untuk berinvestasi jangka panjang. Sementara, 37,76 persen mengaku untuk berinvestasi juga namun dalam jangka pendek.

Selain itu, promosi yang menarik juga memainkan peran krusial, dengan 5,8 persen partisipan mengakui keterlibatan mereka dalam dunia kripto karena penawaran promosi yang menarik.

2. Aplikasi aman dan terpercaya jadi penentu utama berinvestasi

Menurut hasil survei, sebanyak 59 persen partisipan menekankan pentingnya memilih aplikasi yang aman dan terpercaya untuk investasi kripto seperti Indodax yang sudah memiliki lisensi dan perizinan resmi dari Bappebti.

Selain itu, sebanyak 28.5 persen partisipan lebih memilih aplikasi yang berbahasa Indonesia.

Kelengkapan fitur juga ternyata menjadi penentu seseorang dalam memilih aplikasi apa yang akan digunakan. Sebanyak 23,2 persen partisipan menyoroti fitur-fitur yang tersedia dalam aplikasi.

3. Sistem ‘Word of Mouth’ jadi alat paling ampuh dapatkan review investasi kripto

Sebelum memilih aplikasi investasi kripto, sebanyak 29,1 persen partisipan biasanya menanyakan ulasan dan testimoni kepada teman atau kerabat terdekat mereka secara langsung.

Sementara itu, sebanyak 27.5 persen partisipan lebih memilih melihat ulasan dan testimoni melalui media sosial. Selain itu, 14,8 persen partisipan mengaku melihat ulasan dari komunitas kripto.

4. TikTok dan Instagram jadi sumber informasi yang paling banyak digunakan

Sebanyak 47,6 persen partisipan memilih media sosial TikTok sebagai sumber informasi terkait investasi kripto. Sementara 25,2 persen partisipan lebih memilih media sosial Instagram untuk mencari informasi seputar industri kripto.

Selain TikTok dan Instagram, ternyata 12,7 persen responden memilih media sosial Facebook sebagai alat untuk mencari informasi. Dan sebanyak 9.3 persen memilih media sosial YouTube.

Berdasarkan hasil survei tersebut, dapat disimpulkan terdapat berbagai strategi yang dapat diimplementasikan untuk memperluas pemahaman dan edukasi mengenai kripto di Indonesia.

Hasil survei ini juga mengindikasikan bahwa masyarakat Indonesia kini telah meningkatkan kesadaran akan pentingnya bertransaksi melalui aplikasi yang aman dan terpercaya.

Hal ini menunjukkan upaya-upaya dalam meningkatkan literasi kripto dan keamanan transaksi perlahan-lahan mulai membuahkan hasil, dan memberikan dorongan untuk terus mengembangkan inisiatif edukasi yang lebih luas guna mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan dalam adopsi kripto di Indonesia.

Baca juga: Bappebti Rilis Daftar 545 Aset Kripto Legal Baru di Indonesia

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU