Rabu, 24 April 2024
Selular.ID -

BI Catat Aliran Modal Asing di Minggu Keempat Capai Rp1,01 Triliun

BACA JUGA

Selular.ID – Bank Indonesia (BI) mencatat terjadi aliran masuk modal asing sebesar Rp1,01 triliun pada pekan keempat Februari 2024.

“Berdasarkan data transaksi 19–22 Februari 2024, nonresiden di pasar keuangan domestik tercatat beli neto Rp1,01 triliun,” kata Asisten Gubernur, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono.

Baca juga: Pekan Ketiga, BI Lapor Aliran Modal Asing Capai Rp4,07 Triliun

Jumlah tersebut terdiri atas aliran modal keluar dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp0,19 triliun, sementara tercatat beli neto di pasar saham sebesar Rp2,08 triliun, dan jual neto Rp 0,88 triliun di SRBI.

Bank sentral juga mencatat premi risiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun sebesar 67,59 basis poin (bps) per 22 Februari 2024. Angka ini turun dibandingkan per 16 Februari 2024 yang sebesar 69,57 bps.

Dengan aliran modal masuk sepanjang pekan keempat Februari 2024 tersebut, modal asing yang masuk bersih ke Indonesia sejak 1 hingga 22 Februari 2024 menjadi Rp 23,36 triliun di pasar saham dan Rp 25,30 triliun di SRBI. Sementara aliran modal yang keluar mencapai Rp 5,87 di pasar SBN.

Sementara itu, imbal hasil atau yield SBN Indonesia tenor 10 tahun turun ke level 6,57 persen. Sementara imbal hasil surat utang AS alias US Treasury Note tenor 10 tahun naik level 4,320 persen.

Sedangkan nilai tukar rupiah pada Jumat, dibuka pada level Rp 15.595 per dolar AS. Sehari sebelumnya, rupiah pada posisi penutupan perdagangan berada di level Rp 15.585 per dolar AS. Saat itu, indeks dolar AS melemah ke level 103,96 pada akhir perdagangan.

Erwin mengatakan Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk mengoptimalkan strategi bauran kebijakan mereka.

“(Ini) untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut,” ujarnya.

Baca juga: Utang Luar Negeri Indonesia Naik Capai US$400,9 Miliar di November 2023

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU