Sabtu, 2 Maret 2024
Selular.ID -

Jumlah Investor dan Transaksi Kripto di Indonesia Meningkat Pada Oktober 2023

BACA JUGA

SELULAR.ID – Transaksi Kripto di Indonesia pada Oktober 2023 dilaporkan meningkat. Data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menunjukkan bahwa jumlah investor kripto di Indonesia mencapai 18,06 juta orang pada Oktober 2023, meningkat 0,84% dari bulan sebelumnya di mana jumlahnya mencapai 17,91 juta.

Secara tahunan, jumlah investor kripto di Indonesia meningkat 10,1%, dari 16,4 juta orang pada Oktober 2022.

Meskipun pertumbuhan ini terus berlanjut, ada sedikit perlambatan yang berangsur-angsur sejak Oktober 2022, dengan kenaikan tetap konsisten di bawah 1%.

Seiring dengan lonjakan jumlah investor, transaksi kripto di Indonesia menunjukkan momentum yang kuat.

Bappebti melaporkan nilai transaksi sebesar Rp 10,5 triliun pada Oktober 2023, menandai peningkatan signifikan sebesar 31,9% dari September 2023, di mana nilai transaksi sebesar Rp 7,96 triliun.

Baca Juga:Waspada Pergerakan Pasar Kripto Jelang Rilis Data Ekonomi & Pidato Fed

Namun, angka Oktober 2023 ini mewakili penurunan sebesar 19% dari Oktober 2022, di mana nilai transaksi mencapai Rp 12,96 triliun.

Meskipun demikian, Tirta Karma Senjaya, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti, menjelaskan lonjakan bulanan dalam aktivitas transaksional menunjukkan pasar yang dinamis dan responsif.

Peningkatan berkelanjutan dalam jumlah investor menegaskan daya tarik yang berkelanjutan terhadap aset kripto di kalangan masyarakat Indonesia.

“Lonjakan bulanan dalam transaksi kripto pada Oktober 2023 disebabkan oleh masuknya investor baru ke pasar. Hal ini dipicu oleh kenaikan harga aset kripto utama seperti Bitcoin. Kenaikan harga kripto menarik bagi investor yang mencari keuntungan dalam jangka pendek,” kata Tirta.

Yudhono Rawis, CEO Tokocrypto, mengamini bahwa lanskap kripto di Indonesia terus berkembang secara dinamis.

Tokocrypto sendiri, sebagai salah satu Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) di Indonesia, turut menyumbang pada pertumbuhan positif ini.

Yudho menyebutkan bahwa basis investor Tokocrypto terus bertambah, sejalan dengan nilai transaksi yang mengalami fluktuasi.

Menurutnya, pasar kripto tetap responsif terhadap pergerakan harga, menarik perhatian baik dari investor baru maupun yang sudah berpengalaman.

Basis investor kami terus berkembang, dan nilai transaksi di platform Tokocrypto juga mengalami kenaikan sekitar 10-15% pada bulan Oktober 2023.

“Kami harap pertumbuhan ini terus berlanjut dan bisa berdampak pada target kita untuk mencapai profitabilitas,” ungkap Yudho.

Untuk menjaga pertumbuhan basis investor dan nilai transaksi yang positif, Tokocrypto terus fokus pada inovasi dan pengembangan layanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang akan menghadapi bull run dalam jangka pendek.

Dikatakan Yudho bahwa Tokocrypto terus berupaya untuk meningkatkan pengalaman pengguna melalui fitur-fitur baru dan peningkatan keamanan platform.

Yudho menegaskan bahwa Tokocrypto juga aktif dalam kegiatan edukasi terkait teknologi blockchain dan aset kripto, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat untuk bijak dalam melakukan trading maupun investasi.

Baca Juga:Pasar Kripto Terus Menguat, Ini Peluang bagi Investor

Edukasi ini dianggap sebagai langkah penting dalam menghilangkan ketakutan dan meningkatkan adopsi kripto di Indonesia.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

INDEPTH STORIES

BERITA TERBARU