Minggu, 14 April 2024
Selular.ID -

JD.ID Bubar, Bagaimana Nasib Data Penggunanya?

BACA JUGA

Selular.ID – JD.ID beberapa hari yang lalu telah mengumumkan menghentikan layanannya, tapi bagaimana nasib data dari para pengguna?

Melalui laman websitenya JD.ID berhenti menerima pesanan mulai dari tanggal 15 Februari 2023 dan akan tutup total pada tanggal 23 Maret 2023.

Mengutip dari artikel Selular.ID sebelumnya yang berjudul Ironi, Ketika JD.ID Tutup Layanannya, TikTok Shop Justru Melejit Bahwa layanan JD.com ini akan tutup selain di Indonesia juga di Thailand dengan alasan kinerja JD.Com tidak terlalu baik di dua negara Asia Tenggara tersebut.

Namun kini yang menjadi pertanyaan nya adalah bagaimna nasib dari para penggunanya ? Dengan data-data yang telah ada pada server JD.ID.

Baca juga: Termasuk JD.ID, Simak Daftar E-commerce Gulung Tikar di Indonesia

Semuel Abrijani Pengerapan selaku Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia menjelaskan harus ada pengumuman soal penghapusan data dari semua data pengguna yang ada sebelumnya di JD.ID.

Karena sudah jelas, JD.ID sudah tutup jadi apalagi yang di butuhkan dari data-data pengguna yang ada, lebih baik di hapus dan di umumkan juga secara masal.

“Kalau dia sudah tidak digunakan, apalagi dia tutup kan harus sesuai dengan peruntukannya, kalau memang sudah tidak lagi digunakan ya harus di hapus, ngapain simpan data pribadi itu tidak boleh.” Kata Semuel.

“Karena menggunakan data pribadi tanpa izin pun itu sudah termasuk kedalam kriminal.” Jelasnya Semuel.

Untuk saat ini memang belum ada penjelasan resmi mengenai data pengguna JD.ID akan di hapus.

Tapi dengan begitu pemerintah belum adanya sanksi tegas yang di berlakukan, karena harus menunggu selama 2 tahun baru sanksi denda akan berlaku.

“Karena otoritas nya belum ada dan umumkan pada penggunanya bahwa kita akan tutup dan data-data semua pengguna akan di hapus” Kata Semuel.

“Sanksi ini akan ada masa jedanya selama 2 tahun, bukannya undang-undang yang ada tidak berlaku, sanksi-sanksi tersebut tidak akan berlaku sampai 2 tahun.” Tambahnya.

Semuel pun di sela penutup menambahkan, mungkin untuk saat ini masih dalam tahap sanksi teguran, sanksi teguran untuk perbaikan itu akan terus berjalan, jadi yang belum berfungsi itu sanksi dendanya.

Baca juga : Dampak Penutupan JD.ID ke E-commerce Khususnya GOTO

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU