Selular.ID – Acer Indonesia memperkuat strategi di pasar laptop bisnis melalui pengembangan perangkat berbasis AI, peningkatan fitur keamanan, serta layanan purna jual yang menyasar kebutuhan korporasi, pendidikan, pemerintahan, hingga pelaku UMKM.
Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan perangkat produktivitas untuk mendukung pola kerja modern yang semakin fleksibel dan berbasis teknologi kecerdasan buatan.
Riko Gunawan, Products and Solutions Director Acer Indonesia, mengatakan segmen laptop bisnis menjadi salah satu fokus strategis perusahaan dan terus menunjukkan pertumbuhan positif dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, permintaan perangkat kerja saat ini tidak lagi hanya mengutamakan spesifikasi tinggi, tetapi juga kemampuan perangkat dalam mendukung produktivitas, keamanan data, dan mobilitas pengguna.
Acer memanfaatkan lini laptop bisnis TravelMate sebagai salah satu ujung tombak untuk bersaing di pasar perangkat produktivitas.
Perusahaan menghadirkan sejumlah fitur yang dirancang untuk mendukung kebutuhan kerja modern, termasuk teknologi berbasis AI dan desain perangkat yang mengutamakan mobilitas.
“Melalui lini TravelMate, Acer menghadirkan fitur seperti TravelMate Sense, desain ringan namun tangguh, serta standar durability kelas bisnis untuk mendukung mobilitas dan efisiensi kerja profesional,” ujar Riko, kepada Selular, baru-baru ini.
TravelMate Sense sendiri merupakan sistem pengaturan perangkat yang memungkinkan pengguna mengelola performa, keamanan, dan pengaturan daya secara lebih praktis dalam satu platform.
Acer menilai kebutuhan pekerja modern kini semakin bergantung pada perangkat yang dapat beradaptasi dengan ritme kerja cepat dan mobilitas tinggi.
Selain perangkat keras, Acer juga memperkuat pendekatan solusi terintegrasi untuk sektor korporasi dan institusi.
Strategi tersebut mencakup layanan end-to-end mulai dari pengadaan perangkat, dukungan implementasi, hingga layanan purna jual untuk memastikan efisiensi operasional pelanggan bisnis.
Menurut Riko, pasar laptop bisnis di Indonesia mengalami perubahan seiring meningkatnya adopsi sistem kerja hybrid dan pemanfaatan teknologi AI dalam aktivitas harian.
Kondisi tersebut mendorong perusahaan teknologi untuk menghadirkan perangkat dengan kombinasi performa tinggi, keamanan, dan efisiensi daya.
Acer menilai AI productivity menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan laptop bisnis saat ini.
Teknologi AI dinilai mampu membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan lebih cepat melalui otomatisasi tugas, optimalisasi performa perangkat, hingga peningkatan efisiensi penggunaan aplikasi kerja.
“Acer akan terus menonjolkan kombinasi AI productivity, performa, keamanan, durability, dan desain yang mendukung mobilitas kerja modern,” kata Riko.
Selain AI, perusahaan juga menaruh perhatian pada aspek ketahanan perangkat atau durability.
Acer menghadirkan laptop bisnis dengan standar ketahanan kelas enterprise untuk memastikan perangkat tetap optimal digunakan dalam aktivitas kerja dengan mobilitas tinggi, termasuk penggunaan di luar kantor dan perjalanan bisnis.
Acer turut memperkuat layanan perlindungan perangkat melalui Acer Accidental Damage Protection. Program ini memberikan perlindungan gratis terhadap kerusakan tidak disengaja pada tipe produk tertentu yang telah dilengkapi garansi tiga tahun.
Layanan tersebut menjadi bagian dari strategi Acer untuk memberikan nilai tambah di tengah persaingan pasar laptop bisnis yang semakin kompetitif.
Dukungan layanan purna jual dinilai menjadi salah satu faktor penting bagi perusahaan maupun institusi dalam memilih perangkat kerja jangka panjang.
Saat ini Acer Indonesia juga menghadirkan program promo cicilan 0 persen untuk berbagai produk Acer hingga 31 Juli 2026 di jaringan toko resmi Acer.
Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses pembelian perangkat produktivitas di tengah meningkatnya kebutuhan digitalisasi kerja dan pendidikan.
Persaingan di pasar laptop bisnis diperkirakan akan terus meningkat seiring transformasi digital yang berlangsung di berbagai sektor industri.
Baca Juga:Acer Pantau Dampak MacBook Neo Rp10 Juta di Pasar Indonesia
Acer melihat peluang tersebut sebagai momentum untuk memperkuat posisinya melalui kombinasi perangkat berbasis AI, layanan terintegrasi, dan dukungan purna jual yang lebih menyeluruh bagi pengguna bisnis di Indonesia.




