PT Indosat Tbk Raih Kenaikan Pendapatan Rp22,53 Triliun di Semester I Tahun 2022

Niat mulia Indosat Ooredoo Hutchcison atau IOH gelar lomba Film Pendek SOS.

Selular.ID – PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan kenaikan pendapatan pada semester I tahun 2022.

Kenaikan pendapatan dari perusahaan yang terkenal dengan nama Indosat Ooredoo Hutchison ini naik 50,3 persen.

Perusahaan yang telah melakukan penggabungan usaha mengalami kenaikan pendapatan Rp22,53 triliun dari Rp 14,98 triliun pada semester I 2021.

Rinciannya, dari bisnis selular andil sebesar Rp 19,54 triliun atau naik 57,5 persen berbanding semester I 2021.

TONTON JUGA:

Kemudian pendapatan dari multimedia, komunikasi data, internet (MIDI) naik 14 persen menjadi Rp 2,62 triliun.

Sisanya sekitar Rp 371,52 miliar berasal dari telekomunikasi tetap yang juga naik 31 persen berbanding semester I 2021.

Baca juga: Indosat dan Google Cloud Lanjutkan Kerja Sama Kembangkan Inovasi Solusi Digital

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, dari sisi beban juga mengalami kenaikan signifikan hingga 107,7 persen menjadi Rp 16,43 triliun berbanding semester I 2021 sebesar Rp 7,91 triliun.

Bengkaknya beban pengeluaran ini rupanya berimbas pada laba perseroan yang menurun.

Peningkatan beban karena adanya kenaikan pengeluaran akibat penggabungan dua perusahaan.

Laba periode berjalan yang dapat terdistribusi kepada pemilik entitas induk turun 41,8 persen menjadi Rp 3,26 triliun pada semester I 2022 dari Rp 5,6 triliun pada semester I 2021.

Sehingga laba per saham dasar menjadi Rp 406,57 dari sebelumnya Rp 1.030.

Director & Chief Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Buldansyah saat jumpa pers secara online mengatakan IOH akan terus mengembangkan bisnisnya.

“Mulai dari peningkatan layanan jaringan hingga pelosok desa dan target selesai tahun 2025 membuat bisnis IOH akan makin meningkat,” kata Buldansyah.

Baca juga: Indosat Ooredoo Hutchison Gelar RUPST, Ini Sejumlah Agendanya