Jawaban OPPO Terkait Perilisan Tablet, “Kita Lebih Siap”

oppo pad

Selular.ID – Selain perkenalkan empat seri reno8 OPPO Indonesia pada (11/08), juga memberikan bocoran akan rilis tablet dengan persiapan yang lebih tepat.

Perusahaan asal Dongguan, Tiongkok, beri ungkapan resmi bahwa akan mendebutkan produk terbarunya yaitu tablet dengan nama OPPO Pad Air.

Tablet ini baru ditampilkan bersamaan dengan pra peluncuran Reno8 series, dengan bocoran akan menggunakan chip dari Qualcomm dengan wujud yang tipis.

Baca Juga: Oppo Watch 3 dan Watch 3 Pro Resmi Meluncur dengan Snapdragon W5 Gen1

Melalui Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia, mengakui bahwa memang perusahaannya terbilang baru bisa masuk kesegmen tablet, alasannya karena punya persiapan yang lebih kredibel.

aro
Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia, memegang tablet buatan Oppo

“Karna memang ini gak mudah untuk melakukan ini (tablet) harus ada investasi lebih, harus ada effort lebih, bagaimana pekerja kami yang biasa menggunakan format smartphone harus ke tablet dan banyak yang harus disipakan, termasuk waktu. Itulah kenapa OPPO bisa dibilang oppo agak belakangan yaa ngeluarin tablet.” ungkap Aryo.

Karena OPPO Indonesia menghadirkan produknya di Indonesia masih peduli terkait legalitas dari pemerintah dan produk yang lebih optimal, maka membutuhkan waktu yang tepat.

Baca Juga: OPPO Akan Rilis ColorOS 13 Berbasis Android 13 pada 18 Agustus

“brand-brand lain udah ngeluarin tablet karena memang agak gampang dan gak mudah, kalo mau gampang dan mudah bisa impor ajah selesai. Tapi pertanyaannya boleh ga sama pemerintah? belum tentu mereka harus menilai TKDN dan lain-lainnya dan itu butuh waktu.” Tambahn Aryo.

Pemicu OPPO Indonesia menghadirkan tablet di tanah air, dikarenakan beberapa hasil survey lapangan dan firma riset menunjukan bahwa minat tablet belakangan ini semakin postif.

“Waktu kita (OPPO) mengumpulkan untuk membuat tablet ini. kita survey pasar, khalayak sudah butuh atau engga karena memang kebutuhan tablet kurang lebih mungkin sama, karena  pandemi maka dari itu kita coba melihat data-data firma riset IDC, dan counterpoint itu yang kita lihat.” papar Aryo.

Ayo menutup dengan keyakinan meski pandemi sudah berakhir, justru kebutuhan pasar mulai sadar akan tablet dan permintaanya masih ada sampai sekarang.

Walaupun mungkin pandemi sudah berakhir, walaupun kebutuhan pasarnya mulai dari itu kebutuhan masyarakat ada akan tablet, dan menggunakan layar kecil tidak begitu nyaman larinya ke tablet. Maka permintaan itu mulai berjalan sampai saat ini.” Tutupnya.