Ericsson Prediksi Langganan 5G Akan Raih Lebih dari 1 Milliar Pada Akhir 2022

Selular.ID – Ericsson ungkap traffic jaringan seluler sedang meningkat, dan akan mencetak lebih dari 1 milliar langganan 5G pada akhir 2022.

Perkiaraan ini hasil analisis dari Erricson Mobility Report, didasari oleh Data traffic jaringan seluler global meningkat dua kali lipat dalam dua tahun terakhir.

Perkembangan traffic ini didorong oleh peningkatan penggunaan smartphone dan broadband seluler, serta digitalisasi masyarakat dan industri.

Statistik dan perkiraan baru-baru ini menyoroti kuatnya permintaan konektivitas data dan layanan digital yang ada saat ini.

Baca Juga: Skandal Irak dan Korupsi di Indonesia, Bayangi Kinerja Keuangan Ericsson

Semua itu terlepas dari pandemi Covid-19 yang mendunia dan ketidakpastian geopolitik, karena tercatat ratusan juta orang jadi pelanggan broadband seluler baru setiap tahunnya.

Ericsson Mobility Report edisi Juni 2022 juga memverifikasi ternyata jaringan 5G berkembang lebih cepat daripada semua generasi teknologi seluler sebelumnya.

Sekitar seperempat populasi dunia saat ini memiliki akses ke cakupan 5G. Kemudian, selama kuartal I tahun 2022, terdapat penambahan sekitar 70 juta langganan 5G.

Nantinya pada 2027, sekitar tiga perempat populasi dunia akan dapat mengakses 5G.

Baca Juga: Vivo Y30 5G Terlihat di NBTC, Fitur dan Spesifikasi Terungkap

Fredrik Jejdling, Executive Vice President and Head of Networks, Ericsson, mengatakan pertumbuhan  5G jadi yang tercepat yang pernah ada dan Ia pastikan  perusahaannya jadi peran kunci dalam kemajuan teknologi ini.

“ 5G sebagai generasi teknologi seluler dengan pertumbuhan tercepat yang pernah ada, dan Ericsson memainkan peran kunci dalam mewujudkannya. Kami terus berupaya bersama pelanggan dan mitra kami di seluruh dunia untuk memastikan jutaan orang, perusahaan, industri, dan masyarakat menikmati manfaat konektivitas 5G sesegera mungkin.” Ungkap Fredik.

Laporan ini juga menyoroti peningkatan akan pentingnya peran Fixed Wireless Access (FWA) dalam penyampaian layanan broadband.

Karena, Fixed Wireless Access (FWA) menyumbang 20 persen dari semua data traffic jaringan seluler pada tahun 2022.

Baca Juga: Invasi Rusia: Beda Sikap Ericsson, Nokia dan Huawei

Sementara  Internet of Things (IoT), pada tahun 2021, broadband IoT (4G/5G) mengambil alih 2G dan 3G sebagai teknologi yang menghubungkan semua perangkat seluler yang terhubung dengan IoT.

Berdasarkan laporan Ericsson Mobility Report, terhitung sebanyak 44 persen dari seluruh koneksi.

Teknologi IoT yang masif (NB-IoT, Cat-M) meningkat hampir 80 persen selama tahun 2021,
mencapai hampir 330 juta koneksi.

Jerry Soper, Head of Ericsson Indonesia, mengatakan, perusahaanya untuk berkomitmen dalam memberikan manfaat penuh 5G di Indonesia.

“Ericsson berkomitmen terhadap Indonesia dan kami berharap dapat memberikan manfaat penuh 5G di tanah air. 5G akan memainkan peran penting dalam mempercepat digitalisasi ekonomi dan mendorong inovasi generasi mendatang bagi konsumen dan perusahaan di Indonesia.” Tegas Jerry.