Selular.ID -

Muhammad Yusuf Ateh Resmi Gabung Jajaran Komisaris Telkomsel

BACA JUGA

Selular.ID – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) resmi menunjuk Muhammad Yusuf Ateh sebagai Komisaris Telkomsel efektif mulai 1 Juni 2026.

Keputusan tersebut ditetapkan oleh PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. bersama Singapore Telecom Mobile Pte. Ltd. (Singtel) selaku pemegang saham perusahaan pada 29 Mei 2026.

Abdullah Fahmi, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel menjelaskan,  perubahan ini dilakukan sebagai bagian dari langkah perusahaan memperkuat tata kelola dan kepemimpinan strategis di tengah dinamika industri telekomunikasi yang terus berubah.

“Pngangkatan Ateh sejalan dengan upaya menjaga profitabilitas dan pertumbuhan berkelanjutan perusahaan,”terang Fahmi.

Terutama ketika industri telekomunikasi nasional mulai memasuki fase baru pasca konsolidasi operator dan meningkatnya fokus pada layanan digital berbasis AI serta konektivitas 5G.

Muhammad Yusuf Ateh bukan nama baru di lingkungan pemerintahan maupun pengawasan keuangan negara.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), posisi yang diembannya sejak 2020 hingga sekarang.

Di dunia korporasi, Ateh juga dikenal memiliki pengalaman sebagai Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk periode 2021–2026 dan Komisaris PT PLN (Persero) pada 2020–2021.

Masuknya Ateh ke jajaran Komisaris Telkomsel memperlihatkan fokus perusahaan pada penguatan governance atau tata kelola perusahaan di tengah transformasi bisnis telekomunikasi digital.

Industri telekomunikasi kini tidak lagi hanya bertumpu pada layanan konektivitas dasar, tetapi mulai bergerak ke arah ekosistem digital, cloud, AI, data analytics, hingga layanan enterprise berbasis teknologi.

Telkomsel menegaskan akan terus memperkuat core connectivity melalui investasi berkelanjutan pada jaringan 5G, memperluas layanan konvergensi, serta mengembangkan solusi digital untuk segmen consumer dan enterprise.

Perusahaan juga menempatkan AI sebagai bagian penting dalam strategi peningkatan pengalaman pelanggan.

Perubahan susunan komisaris kali ini tidak mengubah struktur direksi maupun anggota komisaris lainnya.

Saat ini susunan Komisaris Telkomsel terdiri dari: Diaz F.M. Hendropriyono sebagai Komisaris Utama, serta Muhammad Yusuf Ateh, Ahmad Riza Patria, Irfan Wahid, Chandra Arie Setiawan, Rico Rustombi, Yuen Kuan Moon, dan Yip Anna sebagai Komisaris.

Karier Muhammad Yusuf Ateh dikenal kuat di bidang pengawasan birokrasi, reformasi tata kelola, dan akuntabilitas institusi negara.

Sebelum menjabat Kepala BPKP, Ateh pernah menjadi Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan di Kementerian PAN-RB pada 2013 hingga 2019.

Ia juga sempat menjabat sebagai Inspektur Kementerian PAN-RB periode 2011–2013.

Sebelumnya, Ateh aktif di lingkungan BPKP dengan berbagai posisi strategis, termasuk Kepala Pemantauan dan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Aparatur Wilayah Timur II Kementerian PAN-RB pada 2009–2011 dan Kepala Subdirektorat Pengawasan Penyelenggaraan Akuntabilitas Instansi Pemerintah Pusat BPKP pada 2002–2009.

Karier profesional Ateh dimulai sebagai auditor di BPKP pada 1992 hingga 2002.

Latar belakang tersebut membuatnya dikenal memiliki pengalaman panjang dalam bidang audit, pengawasan keuangan negara, serta reformasi birokrasi pemerintahan.

Di bidang akademik, Muhammad Yusuf Ateh menyelesaikan pendidikan Diploma IV Akuntansi di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada 1986.

Ia kemudian meraih gelar Master of Business Administration dari University of Adelaide, Australia pada 2001.

Pendidikan akademiknya berlanjut hingga jenjang doktoral dengan memperoleh gelar Doctor of Administrative Science dari Universitas Indonesia pada 2020. Kombinasi pengalaman birokrasi, pengawasan keuangan, dan pendidikan manajemen tersebut menjadi bagian penting dari profil kepemimpinannya.

Penunjukan Ateh berlangsung di tengah perubahan lanskap industri telekomunikasi nasional yang mulai berfokus pada monetisasi layanan digital, efisiensi operasional, dan pengembangan ekosistem AI.

Operator telekomunikasi kini menghadapi tantangan baru berupa kebutuhan investasi jaringan generasi baru sekaligus tekanan peningkatan kualitas layanan digital.

Telkomsel dalam keterangannya menegaskan akan terus mendorong transformasi digital nasional melalui penguatan jaringan 4G dan ekspansi layanan 5G yang saat ini terus diperluas di Indonesia.

Perusahaan juga mempertegas komitmen pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional bisnisnya.

Baca Juga:Telkomsel Tuntaskan Internet BAIK Festival Series 10, Perkuat Ekosistem Talenta AI Muda Indonesia

Masuknya Muhammad Yusuf Ateh ke jajaran Komisaris Telkomsel memperlihatkan bahwa aspek tata kelola, akuntabilitas, dan strategi pengawasan kini menjadi elemen penting dalam pengembangan bisnis telekomunikasi digital nasional yang semakin kompleks dan berbasis teknologi.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU