spot_img
BerandaNewsTelcoIni Dia Upaya Pemerintah Untuk Hadirkan Spektrum 5G Ideal

Ini Dia Upaya Pemerintah Untuk Hadirkan Spektrum 5G Ideal

-

Jakarta, Selular.ID – Kunci pengembangan 5G ialah mutlak soal ketersediaan spektrum. Kementerian Komunikasi dan Informatikan (Kominfo), sejauh ini baru merilis 2,3 GHz untuk kebutuhan 5G, yang pada proses lelangnya dimenangkan oleh Telkomsel dan Smartfren.

Dan sejauh ini ada beberapa kandidat yang telah di indentifikasi pemerintah, sejalan dengan yang telah digunakan secara global. “Pertama di low-band 700 MHz yang kini prosesnya sedang ditahap finalisasi, penggunana spektrum tersebut digunakan oleh TV Analog, yang dimana sesuai kebijakan pada 22 November 2022 TV analog sudah harus beralih ke TV digital. Dan Spektrum akan dimanfaatkan untuk 5G, dan untuk pemanfaatanya bisa aktif di 2023,” jelas Mulyadi, Direktur Standardisasi SDPPI Kementerian Kominfo RI, di Sesi II ajang webinar Indonesia 5G Conference, yang menghadirkan tema pembahasan ‘Menakar Peluang Pertumbuhan Handset 5G di Masyarakat’,  Selasa (26/10).

Lalu ada frekuensi 3,5 GHz, yang kini digunakan untuk satelit komunikasi. Yang dikabarkan sesuai keputusan alokasi  per-2024  pemanfaatanya untuk kebutuhan satelit tersebut tidak lagi diproteksi dan bakal dialihkan sebagai pemenuhan kebutuhan 5G. Jaringan tersebut juga masuk dalam rekomendasi ITU di middle layer, selain frekuensi 2,5 GHz.

“Sekarang ini juga ada diskusi intensif pemerintah soal frekuensi 3,5 GHz yang saat ini masih dipakai untuk jalur komunikasi satelit. Ini juga menjadi tugas berat bagi kominfo, bagaimana kita bisa membebaskan frekuensi tersebut, namun layanan satelit yang ada tidak terganggu, karena tak dipungkiri kondisi geografis Indonesia tentu tidak bisa lepas dari pemanfaatan komunikasi satelit,” papar Mulyadi.

Sementara itu ada juga frekuensi 2,6 GHz, Mulyadi menceritakan jika Kominfo saat ini sedang mengkaji prospek model bisnis yang paling sesuai digunakan pada frekuensi tersebut.

“Sehingga sejauh ini yang frekuensi 5G yang bisa kami sediakan ada di 2,3 GHz, dan frekuensi 4G eksisting. “Jadi dalam satu dua tahun mendatang pemerintah akan berupaya untuk membebaskan frekuensi baru yang dapat digunakna oleh 5G, hingga saat ini kita terus lakukan kajian untuk menghadirkan solusi terbaik,”tandasnya.

Artikel Terbaru