BerandaNewsDampak Krisis Chipset, Samsung Undur Rilis Galaxy S21 FE   ...

Dampak Krisis Chipset, Samsung Undur Rilis Galaxy S21 FE    

-

Jakarta, Selular.ID – Samsung merupakan salah satu pabrikan smartphone yang selalu alami kendala stok chipset, dan berdasarkan informasi terbaru Galaxy S21 FE menjadi korban terbaru dari masalah tersebut.

Berdasarkan laporan, Samsung mengungkap peluncuran perangkat terbaru itu ditunda, yang awalnya datang pada Agustus menjadi Oktober, dan baru akan tersedia secara terbatas. Padahal Galaxy S21 FE ini merupakan kunci dari produk flagship yang dibandrol dengan harga yang cukup terjangkau, yaitu seharga sekitar kurang lebih Rp14 jutaan rupiah. Dan kabar peluncuran perangkat itu tidak akan di Korea Selatan atau Jepang, tapi awal kemunculanya hanya di Amerika Serikat dan Eropa.

Baca juga: Ericsson Prediksi Krisis Pasokan Chip Akan Berlangsung Lama

Dalam isu ini, berdasarkan keterangan orang dalam indsutri menjelaskan, Samsung mempertimbangkan penghentian total produksi karena popularitas seri FE, dan akhirnya diputuskan untuk dihadirkan secara terbatas. Namun berdasarkan masalah itu, merupakan seklumit kisah dari banyak yang dipertimbangkan, dan belum ada yang final.

Namun yang pasti kekurangan pasokan chipset adalah masalah utama yang juga memengaruhi seri Galaxy Note, yang hanya akan melihat ponsel baru pada tahun 2022.

Memang secara global brand yang mengusung teknologi hadapi kendala serupa, bahkan tak hanya bisnis smartphone tetapi produksi mobil hingga televisi juga alami masalah itu. Kondisi ini diperkirakan akan merugikan US$61 miliar dari penjualan mobil saja, tetapi pukulan ke industri elektronik bisa jauh lebih besar.

Baca juga: Krisis Pasokan Chipset Kapan Bakal Berakhir?

Belum lama ini  bos Qualcomm Inc, Cristiano Amon, mengatakan telah terjadi kekurangan chip di seluruh sektor, menandai ketergantungan industri pada hanya segelintir pemain di Asia.

Bahkan pemasok chip seperti NXP Semiconductors NV dan Infineon Technologies AG Eropa menunjukkan bahwa kendala tidak lagi terbatas pada mobil. Sony Corp juga mengabarkan jika mereka tidak dapat memenuhi sepenuhnya permintaan untuk konsol game barunya pada 2021 karena kemacetan produksi.

Baca juga: MediaTek Bersiap Jadi yang Pertama Perkenalkan Chipset 4nm

CEO Cisco Chuck Robbins, memprediksi soal krisis chipset ini. Menurutnya kondisi ini akan mereda setidaknya satu tahun atau bahkan 18 bulan ke depan, ketika para vendor chip mulai menambah kapasitas produksi mereka.

Penambahan kapasitas produksi ini menjadi hal yang cukup krusial, khususnya untuk teknologi baru seperti 5G, komputasi awan, internet of things dan kecerdasan buatan yang kian banyak diminati. Robbins tidak menampik bahwa kelangkaan chipset adalah masalah besar, sebab semikonduktor dibutuhkan hampir di semua sektor industri.

Artikel Terbaru