Saturday, March 28, 2020
Home News Feature Rivalitas Oppo Vs Vivo: Berlomba Kembangkan Prototipe Smartphone Terbaru

Rivalitas Oppo Vs Vivo: Berlomba Kembangkan Prototipe Smartphone Terbaru

-

Jakarta, Selular.ID – Dua vendor terkemuka China, Oppo dan Vivo tak hanya terlibat dalam pertarungan ketat memperebutkan market share, namun juga inovasi teknologi terdepan dalam pengembangan smartphone konsep terbaru.

Seperti dilansir dari laman Mobile world Live, Vivo meluncurkan Apex 2020, smartphone konsep ketiga yang dipamerkan yang sudah dikembanglan selama dua tahun terakhir. Smartphone konsep ini, bertujuan untuk membangun inovasi, sekaligus menetapkan tren untuk fitur smartphone bagi masa depan vendor tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, pabrikan yang berbasis di Shenzen itu mengatakan bahwa Apex 2020 merupakan pengembangan penuh dari Apex 2019 dengan tampilan edgeless, yang memungkinkan bentang layar mencapai 120 derajat tanpa bezel.

Seperti desain sebelumnya, model terbaru ini memiliki desain “unibody”, tanpa bukaan, sehingga kamera yang menghadap ke depan terletak di dalam layar.

Vivo menjelaskan peningkatan jumlah cahaya yang dapat melewati bagian layar yang relevan untuk mengaktifkan kamera dalam-tampilan, sebuah pendekatan yang katanya “secara efektif mengurangi gangguan optik, difraksi dan nyala nyala” menggunakan algoritma untuk mengoptimalkan kualitas gambar.

Pengisian daya nirkabel dilakukan dari Apex 2019, dengan VW Wireless Super FlashCharge 60W dikatakan mampu mengisi penuh baterai 2000mAh dalam 20 menit.

Harry Hong, General Manager Produk Vivo, mengatakan dalam video demonstrasi bagaimana prototipe Apex sebelumnya menampilkan sensor sidik jari di layar, kamera depan pop-up dan tampilan tampilan penuh, fitur yang semuanya dimasukkan ke dalam perangkat komersial.

Prototype ponsel cerdas yang dikembangkan oleh Vivo, sejatinya memberikan tekanan kepada vendor lain. Tidak saja kepada Apple dan Samsung, namun juga Oppo yang sesungguhnya masih dalam satu payung usaha dengan Vivo, BBK Group.

Sekedar diketahui pada akhir 2019 lalu, Oppo yang memang yang kerap menghadirkan inovasi baru dalam industri smartphone, mengumumkan tengah mengembangkan teknologi kamera depan di bawah layar.

Dalam sebuah pengumuman resmi, Oppo memamerkan sebuah prototype dari smartphone barunya yang bisa dibilang cukup unik. Pasalnya smartphone ini tidak memiliki tombol home, volume, dan bahkan port charging sama sekali.

Seluruh bagian dari smartphone ini tidak memiliki tonjolan dan lubang sama sekali sehingga membuat terlihat seperti sebuah smartphone yang hadir dengan layar dan juga kamera saja. Tentu hal tersebut cukup unik dan menarik perhatian.

Tak hanya itu, Oppo juga menerapkan teknologi kamera depan di bawah layar yang telah mereka kembangkan di prototype tersebut.

Secara resmi, OPPO menyebutnya ‘layar panorama perspektif’. Dibandingkan dengan versi yang dipamerkan OPPO pada Juni 2019, area kamera depannya jauh lebih kecil. Jadi, sekarang lebih mudah disembunyikan, dan sulit ditemukan tanpa melihat dari dekat.

Selain itu, smartphone konsep ini mendukung fungsi pengisian daya VOOC nirkabel 30W yang belum dikomersialkan secara resmi oleh OPPO. Beberapa sumber mengklaim ponsel dapat mengisi baterai 4000mAh dalam waktu sekitar 80 menit.

Oppo juga mengatakan bahwa smartphone yang dipamerkan tersebut nantinya juga mendukung eSIM saja.

Tidak seperti Vivo, Oppo hingga kini belum melabeli prototype smartphone itu. Oppo hanya menyebutkan, bahwa pihaknya masih terus meneliti dan mengembangkan seluruh fitur dari smartphone konsep tersebut agar nantinya bisa dengan cepat dipasarkan ke seluruh dunia.

Latest