Monday, August 10, 2020
       
Home News FinTech Riset: 2020 Mobile Payment Akan Mencapai 1 Miliar Pengguna

Riset: 2020 Mobile Payment Akan Mencapai 1 Miliar Pengguna

-

Jakarta, Selular.ID – Industri pembayaran global akan mencapai tonggak utama pada tahun 2020. Hal itu ditunjukkan dari laporan terbaru dari eMarketer.

Perusahaan riset itu menyebutkan sebanyak 1,06 miliar orang diperkirakan akan melakukan mobile payment jarak dekat (pembayaran seluler).

Kendati negara-negara seperti Cina dan Swedia mengambil langkah-langkah signifikan menuju cashless society (masyarakat tanpa uang tunai), sebagian besar dunia masih akan bergantung pada uang tunai dan kartu.

Pada 2019, eMarketer memprediksi 36,3% pengguna smartphone melakukan pembayaran seluler di dalam toko setidaknya sekali setiap enam bulan.

Di wilayah Asia-Pasifik, Cina akan menjadi mayoritas pengguna mobile payment di seluruh dunia tahun ini. Mobile payment jarak dekat juga populer di kalangan pengguna smartphone di India, Denmark, Swedia, dan Korea Selatan.

eMarketer menyebutkan penyedia mobile payment jarak dekat terkemuka di seluruh dunia di tingkat global adalah Apple Pay, Google Pay, dan Samsung Pay, terutama di AS.

Pemain lokal Alipay dan WeChat Pay mendominasi di Cina, sementara Paytm memimpin di India. Pay Mobile, Vipps dan Swish terkenal karena tingkat adopsi mereka yang kuat di negara-negara Nordik, sementara Mercado Pago telah membuat terobosan di pasar yang kurang berkembang di Amerika Latin.

Pendorong penetrasi mobile payment adalah tingkat belanja dan pembelian ponsel yang tinggi. Penggerak utama lainnya adalah inisiatif pemerintah, penggunaan smartphone yang meluas dan faktor budaya.

Mengenai hambatan, kurangnya infrastruktur dan populasi besar yang tidak memiliki rekening bank telah menahan adopsi pembayaran mobile di beberapa pasar negara berkembang.

Di negara-negara maju, termasuk Inggris, Finlandia dan Australia, meluasnya penggunaan kartu pembayaran tanpa kontak telah menjadi penghalang untuk adopsi.

eMarketer juga menyorot masalah privasi dan keamanan masih menjadi perhatian banyak konsumen di seluruh dunia.

Upcoming Event

Upcoming Event

Latest