Monday, October 14, 2019
Home News Market Update Pixel 3A Kerek Pendapatan Google

Pixel 3A Kerek Pendapatan Google

-

Jakarta, Selular.ID – Bisnis smartphone Google melesu sejak peluncuran dua model terakhir. Namun kini, berkat Pixel 3A, divisi hardware perusahaan kembali bergairah.

Langkah perusahaan menyasar pengguna dengan dana cekak tampaknya terbayar. Hari ini, perusahaan induk Google, Alphabet, membukukan pendapatan kuartal kedua untuk 2019.

Di luar ekspektasi Wall Street, Alphabet membukukan pendapatan $38,9 miliar dan laba $9,9 miliar.

Melonjaknya keuntungan ini mempecundangi angka kuartal kedua tahun 2018, ketika Google harus menurunkan laba bersihnya dengan rekor $5 miliar.

Mesin iklan Google terus berjaya tanpa terpengaruh skandal perusahaan seputar moderasi YouTube yang gagal, dugaan bias dalam hasil pencarian, dan ancaman ancaman peraturan. Bisnis iklan Google menghasilkan $32,6 miliar pada kuartal terakhir, melonjak hampir 20 persen.

Namun yang menjadi sorotan utama pada kuartal ini adalah pada segmen “Penghasilan Lain”. Segmen itu mencakup bisnis perangkat keras perusahaan, seperti ponsel pintar Pixel dan pengeras suara Google Home, serta divisi komputasi awannya. “Penghasilan lain” itu naik hampir 40 persen dari waktu ini tahun lalu, menjadi $6,2 miliar.

Alasan perayaan itu salah satunya adalah ponsel Google yang lebih murah, Pixel 3A, yang dirilis pada bulan Mei.

“Dengan peluncuran Pixel 3A pada bulan Mei, keseluruhan penjualan unit Pixel di Q2 tumbuh lebih dari dua kali dari tahun ke tahun,” kata CEO Google Sundar Pichai pada acara internal laporan pendapatan perusahaan.

Perlu dicatat Google belum pernah mengumumkan penjualan riil Pixel secara konkret sebelumnya, jadi kami tidak tahu persis berapa banyak unit yang terlibat dalam peningkatan ini.

Selain itu, Google menggabungkan beberapa kategori dalam segmen Penghasilan Lain. Jadi kita tidak bisa mengatakan dengan pasti apakah lompatan 40 persen itu sebagian besar disebabkan oleh penjualan Pixel 3A atau seberapa besar ia terbantu oleh bisnis cloud computing.

Tetapi cukup adil bila kita mengasumsikan keduanya kemungkinan memberikan kontribusi yang signifikan.

Selain Pixel 3A, kuartal terakhir ini Google juga meluncurkan sejumlah fitur baru untuk platform G Suite dan detail tentang layanan berlangganan gaming Stadia berbasis cloud yang akan datang.

Pada laporan pendapatan, Pichai juga mengungkapkan Google Cloud sekarang berada di jalur benar dengan penghasilan $8 miliar per tahun, atau sekitar $2 miliar per kuartal.

Perusahaan sekarang berencana untuk melipatgandakan tenaga kerja di divisi ini selama beberapa tahun ke depan. Jadi jelas kedua divisi berjalan dengan baik, dan perusahaan ingin terus membangun keduanya.

Satu area dengan ketidakpastian konstan, tidak terkecuali di kuartal ini, adalah kategori โ€œOther Betsโ€. Google kehilangan hampir $1 miliar dari divisi ini, yang meliputi X Lab dan berbagai perusahaan lain, seperti Waymo self-driving.

Latest