Sunday, August 18, 2019
Home News FinTech Bantu UMKM Berikan Pinjaman, Tunaiku Tambah Modal Rp500 Miliar

Bantu UMKM Berikan Pinjaman, Tunaiku Tambah Modal Rp500 Miliar

-

Jakarta, Selular.ID – Amar Bank, pemilik Tunaiku memasuki babak baru berdasarkan POJK no. 6/POJK.03/2016 Amar Bank Indonesia telah menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) 2. Dengan kualifikasi ini, maka Amar Bank dapat lebih luas memberikan layanan digital maupun layanan perbankan lainnya.

Amar Bank melalui Tunaiku terus memberikan layanannya bagi masyarakat Indonesia selama lima tahun terakhir. Amar Bank pada 2014 dengan modal inti 130 miliar rupiah, sekarang pada 2019 modal inti Bank telah mencapai lebih dari 1 Triliun Rupiah, capai Buku 2 dalam waktu lima tahun. Sebuah capaian yang luar biasa bagi sebuah Bank untuk mencapai status Buku 2 dalam kurun waktu 5 tahun.

Tuk Yulianto, Presiden Direktur Amar Bank, menjelaskan, untuk masuk kategori Bank Umum Kegiatan Usaha (Buku) 2 membutuhkan modal di atas 1 triliun rupiah. Amar Bank berhasil manambah setoran modal lebih dari 500 miliar rupiah sehingga modal inti Amar Bank telah melebihi 1 triliun rupiah.

“Dengan masuk kategori Buku 2, Amar Bank akan lebih leluasa dan lebih mudah lagi memberikan layanan digital bagi masyarakat Indonesia dan mendorong Tunaiku untuk tumbuh lebih besar melayani masyarakat Indonesia,” ujar Tuk Yulianto

Vishal Tulsian, Managing Director Amar Bank menyebutkan, meningkatnya status Amar Bank menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha (Buku) 2, akan membuat visi besar untuk membawa Tunaiku Bisnis, sebuah produk digital untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kian nyata.

Amar Bank merupakan Bank asal Surabaya yang terus melakukan perubahan besar khususnya di bidang teknologi perbankan. Berubah nama dari Amin Bank menjadi Amar Bank pada 2014 dan meluncurkan Tunaiku pada 2014, pionir financial Technology (Fintech) di Indonesia dan juga merupakan produk fintech pertama di bawah Bank. Sekarang ini Tunaiku telah memberikan layanan bagi 200 ribu orang lebih, dan akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Amar Bank telah menunjukkan pertumbuhan yang cepat sejak 2014. Dana Pihak Ketiga (third party funds) yang pada 2014 baru mencapai 31 miliar rupiah, setelah BUKU 2 dapat mencapai 1,4 Triliun rupiah (per 23 Juni 2019). Amar Bank, selain memberikan layanan keuangan melalui kantor cabang, Amar Bank juga memberikan akses ke layanan perbankan digital melalui Tunaiku untuk KTA digital yang kini tersedia di 16 kota.

“Kami berharap melalui dua produk ini, kantor konvensional serta digital, dapat membantu mempermudah akses masyarakat ke layanan perbankan (inklusi finansial). Dan juga terus membantu perekonomian masyarakat untuk terus tumbuh,” ungkap Vishal.

Platform digital yang dimiliki Amar Bank memang sudah cukup lengkap. Dengan perubahan Amar Bank menjadi Buku 2, keinginan Amar Bank untuk melayani masyarakat Indonesia melalui platform digital menjadi lebih leluasa.


“Perubahan Amar Bank menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) 2 merupakan langkah besar kami untuk terus tumbuh dan memberikan layanan bagi masyarakat Indonesia. Yang terutama dengan perubahan ini memungkinkan kami untuk lebih mudah untuk memberikan layanan perbankan digital bagi masyarakat Indonesia. Penggunaan Financial technology merupakan keharusan dan platform ini akan terus tumbuh dan menjadi kebutuhan utama masyarakat Indonesia saat ini dan di masa depan. Amar Bank akan terus melayani dan memberikan senyum kepada masyarakat Indonesia,” pungkas Vishal.

Latest