Tuesday, November 19, 2019
Home News Market Update Pengguna Smartphone Gelontorkan USD39 Milliar, Untuk Aplikasi dan Game

Pengguna Smartphone Gelontorkan USD39 Milliar, Untuk Aplikasi dan Game

-

Jakarta, Selular.ID – Dari laporan Sensor Tower yang diumumkan baru-baru ini pengguna smartphone secara global menghabiskan hampir USD40 miliar (Rp565,5 triliun) selama pertengahan tahun pertama tahun 2019 ini, di seluruh dunia.

Dalam blog Sensor Tower diinformasikan angka tersebut lebih besar 15 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018

Sensor Tower menyebutkan dalam laporannya, sepanjang tahun ini, pengguna iOS dan Android telah menghabiskan USD39,7 miliar untuk aplikasi dan game mobile. Singkatnya, pengeluaran pengguna telah tumbuh 15,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Seperti biasa, App Store adalah toko tempat pengguna membelanjakan lebih banyak uangnya, sementara Android, yang memiliki jangkauan lebih besar (1 dari 10 smartphone), mendapat lebih banyak unduhan.

Secara global, App Store menyimpan USD25,5 miliar dari jumlah total. Sementara Google Play menyerap sisanya atau USD14,2 miliar. Di luar angka-angka itu, yang benar-benar menarik adalah tren yang berkembang.

Sehubungan dengan paruh pertama tahun 2018, Google Play telah meningkatkan pendapatannya sebesar 19,6%. Ini telah berubah dari USD11,8 miliar menjadi USD14,2. Di sisi lain, App Store telah tumbuh sebesar 13,2% atau naik USD2,9 miliar lebih daripada paruh pertama 2018.

dari data yang ada pemimpinnya masih Google Play. Sejauh tahun 2019 berjalan, pengguna telah mengunduh 56,7 miliar aplikasi. Angka ini dibagi oleh 41,9 miliar di Google Play dan 14,8 miliar di App Store.

Jika dikatakan sebelumnya kedua toko akan tumbuh dalam pendapatan, hal yang sama tidak terjadi pada volume unduhan. Google Play tumbuh 16,4% atau 5,9 miliar lebih banyak unduhan. Lalu App Store berkurang 1,4% atau 200 juta lebih sedikit unduhan.

Sementara itu, aplikasi dengan pendapatan tertinggi merupakan aplikasi dalam kategori gaming, mencapai USD29,6 miliar (Rp418,5 triliun). Game Arena of Valor karya Tencent memperoleh pendapatan sebesar USD728 juta (Rp10,2 triliun) dari platform Android maupun iOS.

Sedangkan posisi kedua ditempati oleh game Fate/Grand Order dengan pendapatan sebesar USD628 juta (Rp8,8 triliun), diikuti oleh game Monster Strike dengan total pendapatan sebesar USD566 juta (Rp8 triliun).

Di ranah non-gaming, Tinder menempati posisi pertama dengan pendapatan terbesar yaitu sebesar USD497 juta (Rp7,02 triliun), diikuti oleh Netflix dengan pendapatan sebesar USD399 juta (Rp5,6 triliun) dan Tencent Video sebesar USD278 juta (Rp3,9 triliun).

Netflix mengikuti dibelakangnya dengan menggondol USD399 juta selama enam bulan pertama 2019. Penting untuk diingat bahwa penelitian ini mengacu pada aplikasi seluler dan bukan ke layanan secara keseluruhan. Netflix merupakan aplikasi yang paling menguntungkan di paruh pertama tahun 2018, tapi menurut Sensor Tower, telah menurun sebagai akibat keputusan Netflix

Sementara itu,gelar tiga aplikasi dengan jumlah unduhan terbanyak di kedua platform masih diraih oleh WhatsApp, Messenger dan Facebook, diikuti oleh TikTok dan Instagram yang melengkapi daftar lima aplikasi dengan unduhan terbanyak.

Jakarta,Selular.ID- Dari laporan Sensor Tower yang diumumkan baru-baru ini pengguna smartphone secara global menghabiskan hampir USD40 miliar (Rp565,5 triliun) selama pertengahan tahun pertama tahun 2019 ini, di seluruh dunia.

Dalam blog Sensor Tower diinformasikan angka tersebut lebih besar 15 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018

Sensor Tower menyebutkan dalam laporannya, sepanjang tahun ini, pengguna iOS dan Android telah menghabiskan USD39,7 miliar untuk aplikasi dan game mobile. Singkatnya, pengeluaran pengguna telah tumbuh 15,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Seperti biasa, App Store adalah toko tempat pengguna membelanjakan lebih banyak uangnya, sementara Android, yang memiliki jangkauan lebih besar (1 dari 10 smartphone), mendapat lebih banyak unduhan.
Secara global, App Store menyimpan USD25,5 miliar dari jumlah total. Sementara Google Play menyerap sisanya atau USD14,2 miliar. Di luar angka-angka itu, yang benar-benar menarik adalah tren yang berkembang.

Sehubungan dengan paruh pertama tahun 2018, Google Play telah meningkatkan pendapatannya sebesar 19,6%. Ini telah berubah dari USD11,8 miliar menjadi USD14,2. Di sisi lain, App Store telah tumbuh sebesar 13,2% atau naik USD2,9 miliar lebih daripada paruh pertama 2018.

dari data yang ada pemimpinnya masih Google Play. Sejauh tahun 2019 berjalan, pengguna telah mengunduh 56,7 miliar aplikasi. Angka ini dibagi oleh 41,9 miliar di Google Play dan 14,8 miliar di App Store.

Jika dikatakan sebelumnya kedua toko akan tumbuh dalam pendapatan, hal yang sama tidak terjadi pada volume unduhan. Google Play tumbuh 16,4% atau 5,9 miliar lebih banyak unduhan. Lalu App Store berkurang 1,4% atau 200 juta lebih sedikit unduhan.

Sementara itu, aplikasi dengan pendapatan tertinggi merupakan aplikasi dalam kategori gaming, mencapai USD29,6 miliar (Rp418,5 triliun). Game Arena of Valor karya Tencent memperoleh pendapatan sebesar USD728 juta (Rp10,2 triliun) dari platform Android maupun iOS.

Sedangkan posisi kedua ditempati oleh game Fate/Grand Order dengan pendapatan sebesar USD628 juta (Rp8,8 triliun), diikuti oleh game Monster Strike dengan total pendapatan sebesar USD566 juta (Rp8 triliun).

Di ranah non-gaming, Tinder menempati posisi pertama dengan pendapatan terbesar yaitu sebesar USD497 juta (Rp7,02 triliun), diikuti oleh Netflix dengan pendapatan sebesar USD399 juta (Rp5,6 triliun) dan Tencent Video sebesar USD278 juta (Rp3,9 triliun).

Netflix mengikuti dibelakangnya dengan menggondol USD399 juta selama enam bulan pertama 2019. Penting untuk diingat bahwa penelitian ini mengacu pada aplikasi seluler dan bukan ke layanan secara keseluruhan. Netflix merupakan aplikasi yang paling menguntungkan di paruh pertama tahun 2018, tapi menurut Sensor Tower, telah menurun sebagai akibat keputusan Netflix

Sementara itu,gelar tiga aplikasi dengan jumlah unduhan terbanyak di kedua platform masih diraih oleh WhatsApp, Messenger dan Facebook, diikuti oleh TikTok dan Instagram yang melengkapi daftar lima aplikasi dengan unduhan terbanyak.

Latest