Jakarta,Selular.ID-Diketahui bahwa layanan Mobile Banking Telkomsel (Mbangking) sudah dikenalkan Telkomsel sejak 10 tahun lalu.

Dalam kurun waktu itu, dikatakan Harris Wijaya, Vice President Digital Advertesing and Bangking Telkomsel, pengguna Mbanking Telkomsel mencapai 18 juta.

Namun diakui Harris, pengguna aktifnya yang tercatat berkisar10 juta. Dengan pembaruan yang dilakukan Telkomsel terhadap Mbanking hari ini, Harris yakin hingga tahun depan Mbanking Telkomsel mampu menambah 10 persen pengguna.

BACA JUGA:
Telkomsel Sediakan Solusi Berbasis IoT untuk Digitalisasi Bisnis Peruri

“Kami mentargetkan hingga tahun depan Mbanking bisa menaikan pengguna hingga 10%, jadi satu juta pengguna,”ujar Harris, disela-sela peluncurkan aplikasi Mbangking Telkomsel di Jakarta (12/12/18).

Dikatakan Harris, jika tahun depan Telkomsel mentargetkan 10% dari 10 juta pengguna aktif. Sementara untuk pengunduh aplikasi Mbanking Telkomsel targetkan diunduh sekitar 20% pengguna aktif Mbanking.

Setelah di Jakarta, Harris menuturkan bahwa Mbanking Telkomsel akan dikenalkan di lima kota, seperti Surabaya, Makasar, Palembang, Pekanbaru, dan Medan.

BACA JUGA:
Dua Faktor Ini Membuat Hermawan Kartajaya Takjub Terhadap Telkomsel

Untuk meyakinkan penggunanya dalam bertransaksi perbankan, Telkomsel menjamin keamanan berlapis dalam layanannya.

Dijelaskan Harris, sejauh ini SMS Telkomsel sudah diakui keamanannya dan sulit untuk dibobol, dan untuk melakukan transaksi, pengguna diminta menggunakan pin.

Kemudian untuk data nasabah, Harris menyebutkan ada pada server bank, sehingga kemungkinan data bocor, adalah hal yang cukup sulit. Pasalnya kemanannya berlapis baik dari Telkomsel dan bank.

BACA JUGA:
Telkomsel Kerahkan Tim Siaga Bencana TERRA di Banten dan Lampung

Kemudian untuk menjamin data, kendati ponsel berganti, Harris menuturkan, Mbanking mendukung fitur sinkronisasi, yang memfasilitasi pelanggan untuk dapat mencadangkan dan memulihkan data (back up data) yang diniliki pelanggan di dalam aplikasi ke server Telkomsel.

“Ini akan memudahkan pelanggan bila memiliki data favorit dan kemudian berganti ponsel,”tutup Harris.