Tim Warung Pintar dan Ovo
Tim Warung Pintar dan Ovo

Jakarta, Selular.ID – Perkembangan startup di Indonesia kian meroket. Beragam startup bermunculan dengan beragam lini bisnis.

Salah satu startup yang baru merintis adalah Warung Pintar. Didirikan November 2017 lalu, Warung Pintar membuka peluang usaha bagi para UKM dalam mengembangkan bisnisnya. Belum genap berusia setahun, Warung Pintar sudah memiliki 1000 mitra kios yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan Warung Pintar menargetkan menggandeng 8000 mitra kios di tahun 2019 mendatang.

BACA JUGA:
Tombol Volume Rusak? Begini Cara Mengatasinya

Pencapaian dan target inilah menjadi nilai plus bagi sebuah startup. Untuk itu, Warung Pintar membagikan beberapa tips bagi para startup yang sudah memulai bisnis ataupun baru akan memulai bisnis. Berikut ulasannya.

1. Menjadi cewek cantik

“Kita ingin menjadi cewek cantik. Karena cewek cantik pasti dicintai banyak orang. Cewek cantik dalam startup itu terlihat bagus baik didalam maupun diluar. Misalnya, kita buat produk yang bagus, PR yang bagus, marketing yang bagus, pasar yang bagus, investor yang bagus dan sebagainya. Dengan begitu produk kita akan dicintai banyak orang ibarat cewek cantik,” ucap CEO Warung Pintar, Agung Bezharie saat di bilangan Menteng, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

BACA JUGA:
Kominfo Anjurkan Dua Sektor Ini untuk Bangun Startup

2. Menciptakan produk yang berguna bagi masyarakat luas

Sebelum memulai usaha, dikatakan Agung sebaiknya para startup memikirkan produk yang akan diciptakan.

“Kita harus pikirkan bagaimana produk yang kita ciptakan mampu mengubah cara hidup orang banyak. Jika hidup orang berubah, terutama dari segi pendapatan, maka kita berhasil. Misalnya seperti Warung Pintar yang mampu menampung para UKM untuk merubah taraf hidup mereka,” ungkap Agung.

BACA JUGA:
OCBC NISP Butuh Startup Untuk Kelancaran Transformasi Digital

3. Ciptakan produk dengan nilai jual

“Kita juga harus memikirkan bagaimana produk kita diterima masyarakat. Tidak hanya kualitas produk saja. Kita harus memikirkan bagaimana cara kita menyampaikan produk kita kepada masyarakat luas. Sebaiknya ciptakan produk yang memiliki nilai jual. Jika produk kita bagus maka masyarakat akan mengakuinya dan mencintai produk kita,” tandas Agung.

BACA JUGA:
Empat Emulator PSP Terbaik untuk Android

4. Fokus pada bisnis

Agung mengatakan bahwa kebanyakan startup gagal karena tidak fokus dalam mengembangkan bisnis. Baik founder maupun tidak fokus dalam menjalani bisnis startup. Untuk itu, kita harus fokus dalam mengembangkan bisnis.