Friday, February 21, 2020
Home News Enterprise Tidak Laku, Sony Tinggalkan Bisnis Smartphone?

Tidak Laku, Sony Tinggalkan Bisnis Smartphone?

-


Jakarta, Selular.ID – Sama seperti HTC, smartphone Sony sudah tidak beredar di Indonesia sejak 2016. Penjualan smartphone besutan raksasa elektronik asal Jepang itu terus menurun sejak 2015.

Pada laporan resmi, perusahaan mengapalkan 3,4 juta unit smartphone pada kuartal 2 2017.

Jumlah itu jauh merosot jika dibandingkan 11,9 juta unit pada kuartal 4 2014 (prestasi tertingginya).

Mulai 2015, bisnis smartphone Sony terus berjuang dalam penjualan. Sepertinya konsumen tidak menemukan daya tarik unik seperti smartphone gubahan Samsung, LG, atau HTC. Ditambah, desain mereka yang monoton dan banderol harga mahal.

Karena penjualan smartphone terus merosot dan hasil keuangan yang buruk selama bertahun-tahun, sejumlah pengamat menduga Sony akan meninggalkan pasar smartphone.

Sekarang, perusahaan menekankan bahwa hal itu tidak akan terjadi. Dalam sebuah wawancara dengan The Guardian, CEO Sony Kazuo Hirai menegaskan secara langsung.

Selama wawancara, Hirai mengatakan bahwa Sony akan tetap berada di bisnis smartphone karena alasan strategis, sehingga perusahaan akan “memiliki kesempatan untuk bermain dalam pergeseran paradigma berikutnya.”

Berikut kutipan wawancara Kazuo Hirai:

“Alasan kami melakukan itu bukan karena kami pikir smartphone adalah masa depan, tapi karena kami harus memiliki beberapa perangkat yang terhubung ke jaringan agar bisa berkomunikasi. Jika kami keluar dari ruang [komunikasi], kami tidak akan memiliki kesempatan untuk bermain dalam pergeseran paradigma berikutnya.

Ini bukan tentang smartphone saat ini; lebih dari itu.

Untuk alasan strategis itu, saya ingin memastikan kita tetap tinggal, bukan di bisnis smartphone, per se, tapi dalam bisnis komunikasi.”

Mendengar pernyataan Kazuo Hirai bahwa Sony tidak akan berhenti di bisnis smartphone, tentu kabar gembira. Banyaknya persaingan selalu lebih baik, karena memaksa perusahaan untuk berinovasi dan menurunkan harga.

Namun, berdasarkan kutipan Hirai, sepertinya Sony hampir menyerah pada smartphone. CEO tidak menyebutkan apapun tentang perubahan yang akan dilakukan perusahaan guna meraih pangsa besar di pasar.

Sony harus meningkatkan permainannya dan mengeluarkan smartphone yang menyita perhatian yang dapat meningkatkan penjualan.

Latest