Friday, December 6, 2019
Home News Wah, Jualan di Sosial Media Bakal Kena Pajak

Wah, Jualan di Sosial Media Bakal Kena Pajak

-

imagesJakarta, Selular.ID – Selain menjadi ajang bersosialisasi, bertemu teman laman, sekaligus sarana hiburan, dalam perjalanannya sosial media mulai dijadikan platfrom untuk mencari pundi-pundi Rupiah.

Dengan situasi tersebut, tidak heran saat ini ketika mengakses sosial media, banyak terlihat pengguna yang berjualan, baik secara hard selling maupun soft selling. Nah bagi Anda yang saat sering memanfaatkan sosmed menjadi tempat berjualan, bersiaplah membayar pajak.

Seperti dilansir dari laman Blomberg, dikabarkan pemerintah, melalui Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), berencana untuk mengenakan pajak terhadap pengguna yang memakai akunnya untuk menjual jasa atau barang di media sosial.

Media sosial yang dimaksud, antara lain Instagram, Facebook, forum online Kaskus, dan sejenisnya. Ini berarti selebgram yang mempromosikan sebuah produk di Instagram, penjual di Facebook, dan Kaskuser yang berjualan di forum jual beli (FJB) akan dikenai pajak.

Dari sumber yang sama, Yon Arsal, Direktur Potensi Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Kemenkeu, menjelaskan, pemerintah kemungkinan bisa mendapatkan pemasukan hingga 1,2 miliar dollar AS atau setara Rp 15,6 triliun, jika bisa menarik pajak dari kegiatan di media sosial tersebut.

“Online marketplace, daily deals, penjualan langsung, dan para endorser merupakan subyek pajak jika mereka memiliki pemasukan yang mesti dilaporkan,” terang Yon.

Yon melanjutkan, pemerintah sedang menggodok langkah baru. Untuk pengguna yang melakukan endorse (misalnya selebgram), pemerintah akan membandingkan laporan pajak mereka dengan kegiatan di akun media sosial masing-masing.

“Sekarang kami sedang diskusi untuk memutuskan cara yang efektif dalam menerapkan pajak ini, juga membicarakan kemungkinan menerapkan tarif pajak yang berbeda untuk masing-masing jenis bisnis (di media sosial itu),” tuntasnya.

Latest