Thursday, July 18, 2019
Home News Ini Strategi Intel di Bisnis Prosesor Smartphone dan Tablet

Ini Strategi Intel di Bisnis Prosesor Smartphone dan Tablet

-

Harry K Nugraha, Country Manager Intel Indonesia.
Harry K Nugraha, Country Manager Intel Indonesia.

Jakarta, Selular.ID – Intel memiliki posisi yang teratas sebagai pembesut prosesor komputer (PC). Pun demikian, akan berbeda jika kita bicara dari kiprahnya di pasar prosesor perangkat mobile, seperti smartphone dan tablet. Pasalnya, di segmen ini perangkat mobile, harus diakui bila Intel tergolong pemain yang relatif baru, setidaknya jika dibanding dengan seteru utamanya Qualcomm yang merajai segmen ini.

Harry K. Nugraha, selaku Country Manager Intel Indonesia, tak menampik jika pihaknya didaulat sebagai pemain baru di pasar perangkat mobile. Lantas apa yang strategi yang dilancarkan Intel untuk dapat bersaing dengan para kompetitor?

Alih-alih menyasar segmen high-end, untuk bisa sukses dan masuk ke industri selular, Intel lebih memilih untuk melakukan strategi dengan menyasar produk kelas entry level dan mid-level. Ceruk yang besar di segmen ini menjadi alasan di balik langkah Intel lebih memilih untuk menyasar segmen tersebut.

“Apa yang kita lakukan, pertama adalah strateginya kita menyasar justru dari produk yang kita sebut sebagai value segment (entry level ke mid-level), kenapa, karena ceruknya paling besar. Kalau kita bisa masuk dan sukses di sana, kita akan mendapatkan akses yang cukup baik,” ungkap Harry ketika ditemui redaksi Selular di Kantor Intel Indonesia.

Sementara itu, untuk dapat menjual produk dengan volume yang signifikan, langkah yang dilakukan Intel selanjutnya adalah dengan menggandeng mitra strategis. Sebagai perusahaan pembesut prosesor, Intel sudah memiliki banyak mitra, khususnya yang datang dari vendor perangkat IT.

Hal ini menurut Harry merupakan keuntungan bagi Intel. Pasalnya, di tengah ada sejumlah brand ponsel yang berguguran, ternyata justru membuat pemain-pemain IT unjuk gigi. “Tahun lalu, salah satu trennya adalah justru pemain-pemain IT yang naik, dan ini salah satu keuntungan bagi Intel. Karena kita sudah memiliki relasi yang lama dan baik dengan brand-brand IT,” kata Harry.

Dalam hal menjalin mitra strategis, Intel tidak hanya menggandeng para pemain global saja. Intel juga melakukan kemitraan dengan sejumlah brand lokal Tanah Air, seperti Advan, Evercoss, Mito, dan Axioo. ”Jadi, buat kami kembali strateginya, satu bagaimana memenangkan market share, kedua kami berpartner dengan partner yang strategis,” tutupnya.

Latest