spot_img
BerandaFokusTren Iklan Video di Sosial Media, Semakin Digandrungi dan Dipercaya Konsumen

Tren Iklan Video di Sosial Media, Semakin Digandrungi dan Dipercaya Konsumen

-

sosial-media

Jakarta, Selular.ID – Dengan rata-rata lebih dari tiga jam sehari mengakses internet dari perangkat mobile, baik untuk chatting, eksis di sosial media, hingga main game, maka pengguna smartphone di Indonesia adalah pasar yang sangat potensial. Tak heran, jika belakangan ini iklan-iklan lewat video semakin berseliweran di berbagai jejaring sosial.

Tiga dedengkot sosmed, yakni Facebook, Twitter dan Youtube, bisa dibilang menjadi menjadi favorit pengguna. Bahkan, Youtube sudah menjelma menjadi ajang bagi para Youtubers, sebutan bagi para pelakon, untuk mencari jalan kesuksesan pada masing-masing bidang yang mereka geluti.

Gandrungnya masyarakat terhadap video alternatif yang tayang melalui jejaring sosial media, mendorong kredibilitas iklan online tersebut. Tentu hal ini berdampak pada kepercayaan pengiklan untuk memanfaatkan lebih banyak lagi saluran-saluran digital untuk memperkuat kampanya produk.

Berdasarkan survey Nielsen Global Trust in Advertising Report 2015, ditemukan bahwa hampir 6 dari 10 responden atau 57% konsumen di Asia Tenggara mengindikasikan bahwa mereka mempercayai saluran tersebut. Thailand meraih skor kepercayaan tertinggi (63%, naik tujuh poin) diikuti oleh Indonesia (61%, meningkat empat poin), Filipina (56%, tidak berubah), Vietnam (55%, naik 11 poin), Malaysia (46%, turun enam poin), dan Singapura (46%, turun satu poin).

Survei Global Nielsen tentang Kepercayaan Terhadap Iklan kepada 30.000 responden online di 60 negara, juga menemukan fakta menarik yakni kredibiltas iklan di jaringan sosial atau social media dan iklan video online meraih skor kepercayaan cukup tinggi, yakni masing-masing 53% dan 52%. Enam dari 10 konsumen Thailand (60%) mengatakan bahwa mereka mempercayai iklan yang disampaikan melalui jaringan sosial, seperti halnya konsumen Filipina (59%), Indonesia (54%), Vietnam (48%), Malaysia (47%) dan Singapura (44%).

Baca juga :  PUBG: New State Rilis Bulan Depan untuk 200 Negara, Termasuk Indonesia?

Kepercayaan pada iklan video online meningkat di empat dari enam negara di Asia Tenggara, dengan tertinggi di Filipina dan Thailand dengan skor 56% (keduanya naik lima poin). Vietnam (+11 poin) dan Indonesia (tidak berubah dari tahun 2013) keduanya di angka 52%, Singapura 47% (naik 4 poin), dan Malaysia 41% (turun 9 poin).

Baca juga :  PUBG: New State Rilis Bulan Depan untuk 200 Negara, Termasuk Indonesia?

Sementara itu, kurang dari setengah dari konsumen di wilayah Asia Tenggara mempercayai iklan online banner (47%) dan iklan mobile (45%), keduanya melebihi rata-rata global yang masing-masing sebesar 42% dan 43%. Tingkat kepercayaan konsumen Asia Tenggara pada iklan melalui SMS adalah sebesar 35%, satu poin lebih rendah daripada rata-rata global.

spot_img

Artikel Terbaru