Jadwal Kemunculan Headset AR/VR Milik Apple Dikabarkan Delay

Selular.ID – Dikabarkan Headset AR/VR milik Apple akan adanya terjadi penundaan pengirimannya secara masal.

Kabar ini beredar dari Ming-Chi Kuo seorang analis teknologi menghimpun adanya Apple mungkin telah menunda pengiriman masal headsetnya hingga paruh kedua ditahun 2023.

Penundaan ini menurutnya difaktori dari karena menyelesaikan masalah terkait dengan perangkat lunak.

Dan Ming-Chi Kuo juga memperkirakan sebelumnya bahwa pengiriman masal tersebut akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2023.

Bloomberg juga melaporkan pada minggu lalu bahwa headset Apple ini akan berjalann pada platform xrOS, daripada nama realityOS yang disebutkan sebelumnya.

Kuo juga memperkuat penundaan pengiriman masal headset Apple ini karena juga adanya perubahan bug dalam xrOS tersebut.

Baca juga : Jadi Tambang Uang, Pengiriman Perangkat AR dan VR, Diprediksi Meroket Dalam 4 Tahun ke Depan

Namun perlu diingat juga bahwa penundaan pengiriman masal tidak berarti headset apple tidak akan diumumkan pada paruh pertama di tahun ini.

Karena Apple selalu dapat memperkenalkan setiap produknya sebelum ketersediaannya benar-benar masal untuk masyarakat luas.

Dan itu pernah dilakukan di masa lalu dengan produk seperti Apple Watch.

Namun demikian, Kuo khawatir bahwa pengumuman pada bulan Januari, yang mana itu terlalu dini untuk diperkenalkan pada akhirnya merugikan promosi dan penjualan.

Kuo juga menegaskan bahwa headset Apple diharapkan menjadi produk yang sangat khusus. Ia memperkirakan pengapalan perangkat akan kurang dari 500.000 unit di tahun 2023.

Prediksi Kuo ini berada dibawah consensus analis lain, yang berkisar diantara 800.000 hingga 1,2 juta unit.

Namun itu baru sekedar spekulasi belum adanya kepastian, yang pasti Apple sangat jelas membutuhkan waktu lebih lama dari yang diantisipasi, supaya headet reality pertamanya ini menjadi sempurna.

Dengan persaingan yang sudah ada di pasar dari Meta, ada kebutuhan yang jelas bagi Apple untuk memiliki awal yang kuat dengan perangkat keras seperti headset AR/VR nya sendiri ini.

Baca juga : Google dan Disney Hadirkan The Mandaloria Ke Augmented Reality